Tampilkan posting dengan label Blogging. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Blogging. Tampilkan semua posting

02 Juli 2008

13

Ada John Chow di EkoNurhuda.com

Bagaimana rasanya kalau blog Anda kedatangan blogger top? Wuih, tentu saja bukan main bangganya. Terutama bagi blogger newbie seperti saya ini. Kedatangan blogger top adalah sebuah berkah tak ternilai. (Hehe, berlebihan banget gak sih?) Soalnya boro-boro membuat blogger top mau datang berkunjung, menarik minat sesama blogger newbie saja susahnya minta ampun.

Nah, satu kejutan saya terima beberapa hari lalu. John Chow, seorang blogger top dunia (ya, dunia!), entah mengapa koq mau memasang iklan di EkoNurhuda.com. Memang iklannya cuma via EntreCard, tapi tetap saja aneh plus mengejutkan bagi saya. Lha wong saya dengan John Chow itu tidak ada apa-apanya koq. Saya itu masih newbie, bahkan boleh dibilang mbahnya newbie. Sedangkan John Chow itu bloggger top markotop yang sudah sangat terkenal di seluruh jagat blogosphere. Seharusnya justru saya yang memasang iklan di blognya, bukannya dia yang pasang iklan ke saya.


Ya sudahlah, itu berarti rejeki saya. Lumayan juga dapat tambahan kredit EC. Apalagi John Chow tidak hanya memasang iklan di EkoNurhuda.com saja, tapi juga 2 blog lain yang saya daftarkan ke EC. Widget John Chow di EkoNurhuda.com sebenarnya sudah terpajang beberapa hari lalu, tapi saya melakukan kesalahan waktu menyimpan screenshot-nya sehingga gagal diabadikan. Untungnya widget yang lain waktu penayangannya selisih beberapa hari sehingga saya bisa menyimpannya sebagai kenang-kenangan. Hehehe…

Yuk, kita lihat seperti apa sih John Chow itu.



Ini gambar waktu widgetnya terlihat di dashboard EC saya.



Yang ini waktu tayang di blog berbahasa Inggris saya.

Ngomong-ngomong, bagaimana sih ceritanya koq sampai John Chow mau memasang iklan di blog-blog saya? Karena harganya masih murah? Saya yakin bukan karena itu. Sebab sekalipun harga iklan EC saya lebih mahal 100 kali lipat sekalipun tetap saja John Chow mampu membayarnya. Jadi apa dong?

Ceritanya sederhana koq. Sejak pertama kali tahu blognya John Chow akhir 2007 lalu, saya rajin berkunjung dan meninggalkan komentar. Terutama di posting yang komentarnya masih sedikit. Saking rajinnya saya bahkan sempat jadi komentator pertama di salah satu posting blogger etnis China yang tinggal di Kanada ini. Saya juga beberapa kali mengirim email meskipun tidak semuanya dibalas. Selain itu saya selalu menyapanya lewat Google Chat bila melihat tombol di sebelah namanya berwarna hijau. Hanya itu.

Oya, saya juga punya satu rencana berkaitan dengan John Chow. Beruntung bagi saya, blogger yang kerap diundang dalam berbagai event internasional ini menyetujui rencana tersebut. Apa rencananya? Masih rahasia. Tapi tidak lama lagi rahasia tersebut akan saya beritahu koq. Mudah-mudahan setelah selesai ujian semester seminggu ini rencana tersebut dapat segera saya selesaikan sehingga dapat segera saya umumkan di sini. Amin.

Sudah, ah. Saya mau buat tugas buat ujian dulu. Doakan saya supaya dapat nilai bagus ya. Trims.

Baca Lanjutannya di sini...

30 Juni 2008

12

Apa? Nyari Duit dengan Blog??? (2)

Melanjutkan cerita di posting sebelumnya, teman saya yang semula menyatakan kalau ngeblog itu hanyalah sebuah pemborosan kini malah tertarik sekali mempelajari blog. Sayang disayang, ternyata motivasi utamanya uang. Ya, dia tertarik pada blog karena ingin mencari uang dengan blog. Padahal menurut beberapa blogger senior seperti John Chow dan Yaro Starak, memulai blog dengan motivasi uang hanya akan berakhir pada kegagalan. Dan saya yakin ucapan mereka betul.

Berkaitan dengan teman saya tadi, tentu tidak mungkin dong saya sampaikan hal tersebut. Salah-salah saya malah dianggap pelit, tidak mau berbagi ilmu. Namun tetap saja saya harus menyampaikan kenyataan sesungguhnya bahwa mencari uang dengan blog itu bukan perkara gampang. Butuh pengorbanan di masa awal, butuh kesabaran dan ketelatenan pada saat blog sudah berjalan stabil, serta butuh sikap rendah hati luar biasa untuk terus belajar demi mencapai perolehan yang lebih baik dari waktu ke waktu.



Pada teman saya, kalimatnya saya sederhanakan menjadi begini, “Kamu yang penting buat blog saja dulu. Urusan mencari duit dipikir nanti saja setelah blogmu jadi.” Dia lantas bertanya, “Memang tidak bisa ya langsung dapat duit?” Nah, inilah pertanyaan yang paling saya takuti. Bagaimana menjawabnya? Saya hanya berkata diplomatis, “Segala sesuatu itu kan butuh proses.” Diapun diam.

Besok-besoknya, itu teman ternyata malah tidak tertarik lagi ngeblog. Alasannya ada-ada saja. Alasan pertama tidak bisa membuat blog. Katanya dia belum pernah membuat blog, jadi tidak tahu bagaimana caranya membuat blog. Ini alasan lucu bagi saya. Kalaupun memang itu alasannya, kan ada saya yang siap membantu? Saya dulu juga tidak bisa membuat blog. Tapi berkat kemauan belajar dan keberanian mencoba (plus berkorban uang yang tidak sedikit untuk berjam-jam online di warnet), akhirnya saya bisa juga.

Alasan kedua, dia bilang tidak pintar bahasa Inggris. Meskipun merasa gemas, saya tidak mau mendebat alasannya. Saya hanya menunjukkan profil Muridman dalam eBook wawancara publisher sukses AdSense yang disusun Mas Cosa. Dalam wawancara tersebut Muridman cerita kalau dia awalnya sama sekali tidak bisa bahasa Inggris. Tapi berkat kemauan belajar yang kuat akhirnya ia malah menjadi salah satu publisher AdSense sukses di Indonesia. Setelah membaca wawancara tersebut, saya tambahkan pada teman saya tadi, “Kalau memang kesulitan bahasa Inggris, buat saja blog bahasa Indonesia. Blog-ku juga berbahasa Indonesia koq.” Dia hanya diam.

Alasan ketiga, dia bilang kalau dia tidak bisa menulis. Hmm, ini juga alasan tidak masuk akal. Masa iya dia yang sudah sarjana mengaku tidak bisa menulis? Bohong besar itu! Catat baik-baik, setiap sarjana seharusnya pandai menulis. Kenapa? Karena mereka lulus jadi sarjana itu berkat menulis. Tidak main-main, yang ditulis sebuah karya ilmiah dengan referensi minimal 30 judul buku. So, kalau sudah jadi sarjana mengaku tidak bisa menulis, terus terang saya ragu dengan skripsi yang dia susun.

Akhirnya, setelah beragam alasan yang dia lontarkan saya berkesimpulan kalau si teman tadi tidak benar-benar ingin belajar ngeblog. Dia pikir dengan blog dia bisa mendapat uang dengan mudah dan cepat. Tapi begitu tahu prosesnya panjang dan butuh kesabaran ekstra, dia memilih mundur dengan berjuta alasan yang sebenarnya hanyalah alasan belaka. Saya jadi teringat ucapan seorang teman SMA yang sekarang sudah terbilang sukses besar dengan satu perusahaan MLM.

“Kalau ingin sukses, lupakanlah alasan. Tapi kalau mau alasan, lupakanlah sukses.”

Bagaimana pendapat Anda?


NB: Akhirnya Spanyol jadi pemenang Euro 2008. Ayo baca apa yang saya tulis tentang momen paling hot dalam sepakbola Eropa ini di blog sepakbola saya.

Baca Lanjutannya di sini...

28 Juni 2008

8

Apa? Nyari Duit dengan Blog???

Bagi kebanyakan teman-teman sekos saya, internet itu hanyalah kebutuhan tersier yang jarang-jarang digunakan. Paling sering mereka ke warnet tiga kali seminggu. Itupun cukup mengecek email dan googling data untuk mengerjakan tugas dari kampus. Tidak sampai sejam selesai sudah aktivitas online mereka.

Berangkat dari sini tidak heran jika teman-teman saya bertanya-tanya kenapa saya begitu sering ke warnet. Kalau mereka paling sering seminggu tiga kali, saya kebalikannya. Hampir tiap hari saya ke warnet, dan tidak pernah sebentar. Paling cepat dua jam. Tentu saja itu merupakan hal aneh bagi mereka. Cuma tidak satupun dari mereka yang berani bertanya apa saja yang saya kerjakan kalau ke warnet. Karena tidak ada yang bertanya maka sayapun tidak mau dong menceritakan apa yang saya kerjakan di internet. Tar malah dibilang sok lagi.

Eh, ternyata serapat-rapat kita menyimpan kotoran, suatu saat pasti akan keluar juga. Maksud saya, sepandai apapun kita menyimpan rahasia, suatu waktu pasti akan diketahui orang. Begitu juga dengan “rahasia” kehidupan online yang saya simpan rapat-rapat. Suatu hari saat sedang mengotak-atik blog di warnet langganan dekat kos, seorang teman datang dan memergoki aktivitas saya. Dari sanalah berita kemudian menyebar.


Kebetulan saya dulu pernah meminjamkan buku tentang blog pada seorang teman. Ketika mendengar berita tentang kehidupan online saya, diapun memberanikan diri bertanya. Pertanyaannya standar sih, “Kamu buat blog ya?” Saya jawab pendek saja, “Iya.” Trus pertanyaan kedua meluncur, “Susah nggak sih buat blog itu?” Saya jawab dengan malas-malasan, “Pertamanya jelas susah. Tapi kalau sudah terbiasa jadi mudah.” Hehehe, jawaban yang sangat standar sekali ya?

Dialog itupun meluncur sampai menyinggung hal yang sangat sensitif: uang! Awalnya teman saya berkomentar, “Kalo punya blog berarti harus sering-sering ke warnet. Kalau nggak kan berarti blognya nggak bisa di-update.” Saya tanggapi singkat, “Memang iya.” Nah, komentar kedua ini yang bikin panas telinga para blogger, terutama yang mencari uang dengan blog. Begini katanya, “Kalau begitu punya blog ngabis-ngabisin duit ya? Kalau tiap hari harus ke warnet kan boros.” Apa jawaban Anda kalau ada yang berkomentar begini pada Anda?

Apapun jawaban Anda, minumnya The Botol Sosro. Eh, bukan. Maksudnya, apapun jawaban Anda, kalau saya memilih balik menembak orang tersebut. Terhadap teman yang tadipun begitu. Selesai dia mengucapkan kata terakhir, saya langsung berkata, “Siapa bilang? Justru kita bisa nyari duit dengan blog koq.” Tak lupa pula menyisipkan kisah nyata sebagai penguat argument. “Di Surabaya ada cowok yang bisa dapat puluhan juta rupiah sebulan dari blog (maksudnya Mas Cosa Aranda). Trus di Tegalgendu, Kotagede, ada juga yang bisa dapat segitu. Juga dari blog (maksudnya Mas Isnaini. Eh, tapi kayanya sudah pindahan deh).”

Hmm, bisakah Anda tebak bagaimana reaksi teman saya tadi setelah mendengar jawaban saya? Skeptis, itu jelas karena saya hanya bilang “ada” tapi buktinya tidak bisa saya tunjukkan. Tidak mungkin kan saya ajak dia ke tempat Mas Isnaini atau Mas Cosa hanya untuk membuktikan bahwa mereka berdua benar-benar menghasilkan uang dari blog. Melihat wajah tidak percayanya itu saya jadi gemas. Kebetulan komputer sedang menyala. Kebetulan pula saya rajin menyimpan screenshot halaman bonus beberapa program yang saya ikuti. Tidak menunggu lama, saya langsung membuka file-file rekaman penghasilan saya di internet dan menunjukkannya ke dia.

Melihat deretan angka $2, $5, $8 dan $10 yang akumulasinya mencapai ratusan dolar, teman saya tadi langsung mengernyitkan kening. Tidak saya sangka-sangka ternyata dia dalam hati menghitung berapa yang sudah saya hasilkan. “Empat juta,” gumamnya entah kepada siapa. Trus dia bertanya, “Itu berapa lama kamu kumpulkan?” Saya jawab jujur, “Sejak Januari”. Saya tambahkan lagi, “Ini komputer belinya pake uang itu.”

Diapun terdiam. Entah apa yang ada di benaknya. Bisa jadi bingung mau bilang apa lagi. Bisa juga karena kagum melihat apa yang sudah saya hasilkan dari blog. Padahal jumlah itu masih teramat kecil jika dibandingkan dengan penghasilan blogger senior yang jauh lebih lama berkecimpung di dunia online earning. Coba dia tahu penghasilan Mas Cosa atau Mas Isnaini, saya jamin dia langsung megap-megap. Ujung-ujungnya (cerita mesti ada ujung kan? Kalau tidak ada ujung trus bagaimana?), teman saya malah bilang tertarik mempelajari blog. Dia juga bilang mau belajar mencari uang dengan blog. Aneh, padahal hanya beberapa saat sebelumnya dia bilang punya blog itu boros dan hanya menghabiskan uang saja. Dasar!

Bersambung………..

NB: Nanti malam final Euro 2008. Saya buat prediksi ngawur di blog sepakbola saya. Kalau ada yang mau ikut-ikutan ngawur, eh, maksudnya berprediksi, monggo datang ke sana.

Baca Lanjutannya di sini...

19 Mei 2008

11

7 Cara Membuat Konten yang Search Engine Friendly


Catatan: Untuk melengkapi posting-posting sebelumnya seputar PageRank dan search engine, kali ini saya hadirkan terjemahan bebas dari tulisan Daniel Scocco, pemilik DailyBlogTips.com yang juga pakar di bidang search engine optimization (SEO) dan promosi blog. Namanya terjemahan bebas, jadi ya suka-suka saya. Artikel yang saya terjemahkan ini aslinya berjudul “7 Ways to Make your Content Search Engine Friendly” yang terdapat di eBook “Chitika Blog Bash” halaman 47. Untuk memperoleh eBooknya, silakan klik di sini.

Konten memang raja, namun sebagus apapun konten blog Anda jika orang tidak dapat menemukannya di search engine sama saja bohong. Disukai atau tidak, mayoritas pengguna internet memulai petualangan di internet melalui Google (sebagai search engine terkemuka, Ecko), di mana mereka menemukan sebagian besar informasi yang dicari.

Jangan salah sangka dulu. Anda tentu saja harus menulis untuk pembaca yang tak lain adalah manusia, karena menulis semata-mata untuk search engine hanya akan menghasilkan artikel yang membosankan. Anda boleh saja menulis dengan menerapkan prinsip-prinsip SEO dasar, namun jangan korbankan kualitas tulisan. Berikut ini 7 cara untuk membuat konten yang search engine friendly:

1. Gunakan keyword terpilih: misalkan Anda menulis posting tentang gambar-gambar lucu yang Anda temui di internet, akan diberi judul apa posting tersebut? “What a funny image” atau “What a funny picture”? Dari sudut pandang pembaca mungkin tidak ada bedanya. Namun jika menggunakan judul yang kedua, peluang Anda untuk memperoleh trafik dari search engine jadi lebih besar karena “funny picture” 39 kali lebih banyak dicari ketimbang “funny image”. Anda dapat menggunakan layanan Overture milik Yahoo! untuk melakukan riset keyword.

2. Fokus pada keyword tertentu: tentunya bagus sekali jika Anda dapat menulis sejumlah topik dalam satu posting dan menempatkan semua topik tersebut dengan baik di search engine. Tapi realitanya tidak bisa seperti itu. Anda harus fokus pada satu topik di setiap posting untuk menjaga konsistensi keyword.

3. Gunakan keyword di judul posting: judul posting Anda merupakan faktor terpenting dalam sistem algoritma search engine. Idealnya judul posting mengandung keyword utama dari keseluruhan posting, dan tentu saja pastikan judulnya pendek namun deskriptif.

4. Gunakan keyword di tempat yang tepat: selain menempatkan keyword di judul posting, Anda juga dapat meletakkannya di beberapa tempat strategis lain di isi posting. Tempat strategis yang dimaksud adalah di awal dan akhir posting. Bisa merupakan kata pembuka atau penutup, bisa juga bagian dari kalimat awal atau kalimat terakhir. Biasanya search engine memberikan poin lebih pada keyword yang diletakkan pada tempat-tempat tersebut.

5. Gunakan alt tag dan title tag: saat menambahkan gambar, selalu gunakan alt tag dan title tag. Kedua tag ini digunakan oleh search engine untuk mengenali gambar tertentu dan tentunya akan menambah nilai bagi keyword yang digunakan.

6. Tebalkan keyword dan jadikan italic: jika digunakan dengan benar, penebalan dan peng-italic-an keyword tidak hanya akan membuat konten Anda lebih terstruktur, tapi juga akan memberikan nilai tambah bagi keyword tersebut.

7. Gunakan h2 dan h3 header: seperti halnya poin sebelumnya, penggunaan h2 dan h3 header akan membuat konten Anda lebih mudah diindeks oleh search engine. Selain itu search engine juga melihat judul, header dan subheader untuk menentukan topik apa yang dikandung sebuah halaman.

Itulah 7 cara yang disarankan Daniel Scocco. Kalau ingin melihat versi aslinya, silakan download eBook "Chitika Blog Bash" di sini, atau Anda dapat mengunjungi DailyBlogTips.com.com untuk memperoleh tips-tips segar seputar SEO dan blogging.

Semoga bermanfaat.

Baca Lanjutannya di sini...

17 Mei 2008

25

Cara Sederhana Memperoleh Linkback

Masih berkaitan dengan cerita kenaikan pagerank EkoNurhuda.com, di posting sebelumnya saya menyampaikan 3 hal yang disinyalir menjadi penyebab utama kenaikan pagerank blog ini. Hal pertama adalah linkback, satu faktor yang disepakati oleh seluruh pakar SEO sebagai penentu peringkat sebuah blog atau situs. Semakin banyak linkback yang dimiliki oleh sebuah blog, maka kemungkinannya untuk memperoleh peringkat tinggi akan semakin besar. Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara memperoleh linkback?

Sebenarnya hal ini bukanlah perkara sulit. Saya punya 1 jalan untuk memperoleh linkback dengan mudah. Berhubung saya bukan pakar SEO, maka cara ini hanyalah metode sederhana saja. Kalau Anda suka cara-cara tidak sederhana alias teknik tingkat tinggi, posting ini bukan untuk Anda. Namun berdasarkan pengalaman pribadi, saya menjumpai bahwa metode amatiran ini ampuh juga untuk mengumpulkan linkback dan ujung-ujungnya menaikkan peringkat serta popularitas blog. Apa itu?


Kunci memperoleh linkback sebenarnya terletak pada kesediaan kita untuk berinteraksi dengan blogger lain. Pepatah “tak kenal maka tak sayang” juga berlaku di blogosphere, hanya redaksinya saja yang sedikit berubah menjadi “tak kenal maka tak dapat linkback”.  Jadi, kalau ingin blog Anda di-link banyak blog, berinteraksilah dengan blogger lain. Caranya? Tak lain tak bukan tentu saja dengan blogwalking alias mengunjungi blog lain di luar sana.

Carilah sejumlah blog yang memiliki kesesuaian tema dengan blog Anda, lalu kunjungi secara rutin. Jangan sekedar berkunjung saja, tapi tinggalkanlah komentar di posting terbarunya. Terlebih lagi jika belum ada yang berkomentar di situ. Berikan pandangan atau persetujuan Anda terhadap apa yang dituliskan blogger tersebut dan ucapkan salam perkenalan. Dari sini, hubungan Anda dengan blogger tersebut lambat laun akan menjadi semakin dekat dan dekat. Nah, setelah dirasa akrab barulah saling bertukar link. Bukankah akan lebih mudah meminta atau memberi sesuatu (termasuk link) pada orang yang sudah dikenal?

Keuntungan lain dari meninggalkan komentar adalah kemungkinan memperoleh linkback langsung tanpa harus bertukar link dengan pemilik blog. Ini berlaku untuk blog yang menganut paham dofollow, di mana orang-orang yang berkomentar secara otomatis akan memperoleh linkback dari komentarnya tersebut. Tentunya akan lebih fair jika Anda juga mengaktifkan fasilitas dofollow di kolom komentar Anda. Btw, atas saran Bang Zalukhu blog ini akhirnya mengubah status nofollow menjadi dofollow. Jadi, silakan berkomentar jika ingin memperoleh linkback.

Setelah rajin blogwalking dan meninggalkan komentar, tentunya kini blog Anda akan kebanjiran komentar. Hal penting selanjutnya yang mesti Anda lakukan adalah menjawab komentar tersebut dan mengunjungi blog pengunjung yang meninggalkan komentar. Jadi, blogwalking—berkomentar—menjawab komentar di blog—berkunjung balik, begitulah siklusnya terus berulang-ulang. Gampang, bukan? Selama masih ingin eksis di jagat blogosphere, Anda tidak boleh bosan melakukan hal tersebut seumur hidup.

Itu saja cara sederhananya. Semoga bermanfaat.

Baca Lanjutannya di sini...

14 Mei 2008

12

Rahasia di Balik PageRank 4

Bukan bermaksud sombong jika saya kembali mengangkat masalah peringkat EkoNurhuda.com yang secara mengejutkan langsung menjadi PR 4 akhir April lalu. Berhubung banyak teman yang bertanya apa resep atau rahasia di balik kenaikan drastis itu, maka sayapun menuliskan posting spesial untuk menjawabnya. Mudah-mudahan tidak mengecewakan.

Ya, belum genap berumur 3 bulan EkoNurhuda.com sudah memperoleh pagerank 4. Tidak hanya para pembaca, saya sendiri sempat heran waktu pertama kali mengetahui hal ini. Padahal menurut beberapa blogger senior (termasuk Ekowanz yang saya temui saat workshop blogging di ajang NIX ‘08 lalu), memperoleh PR bukanlah pekerjaan mudah bagi blog baru. Kecil kemungkinan bagi blog baru untuk langsung memperoleh PR tinggi.


Berbeda dari semua pendapat itu, nyatanya EkoNurhuda.com memperoleh pagerank 4 hanya dalam tempo kurang dari 3 bulan. Ya, blog ini dibuat awal tahun 2008, dan pertengahan Februari lalu berubah nama dari Eko-Nurhuda.blogspot.com menjadi EkoNurhuda.com. Jadi, kalau dihitung-hitung sejak menggunakan nama .com, blog ini baru berumur 2,5 bulan. Sekali lagi, jangankan pembaca yang sering berkunjung ke blog ini, saya sendiri juga heran dengan kenaikan peringkat yang tidak sesuai teori ini.

Meskipun begitu, tentunya masih dapat dicari-cari apa sih yang membuat blog ini memperoleh kenaikan begitu drastis di kesempatan pertamanya. Dari hasil penelusuran amatir saya, berikut beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut:

Linkback (atau backlink ya?)
Saya menemukan bahwa ternyata banyak juga linkback yang dimiliki EkoNurhuda.com. Yang pertama tentu saja melalui pola link exchange, yakni saling tukar-menukar link dengan blogger yang saya kenal. Kemudian yang tak kalah mengejutkan saya ternyata ada juga link dari beberapa blog yang menduplikasi konten EkoNurhuda.com. Ceritanya blog tersebut mengkopi posting blog ini, dan (untungnya) kemudian memberikan linkback. Ya, untungnya dia memberikan linkback di bawah posting kopian tersebut. Kalau tidak, sebuah halaman khusus sudah saya siapkan untuk memajang identitas para plagiator itu.

Relevansi
Saya pernah bercerita tentang asal kedatangan pengunjung EkoNurhuda.com, bukan? Nah, kemunculan beberapa halaman blog ini di halaman pertama hasil pencarian Google untuk beberapa kata kunci tertentu ternyata berhubungan erat dengan relevansi judul posting dengan isinya. Artinya, kalau saya memberi judul “Account PayPal Verified..!” misalnya, maka isi posting menceritakan tentang proses verifikasi account PayPal saya dan bagaimana cara saya melakukannya. Selain itu tema utama blog juga saya konsentrasikan pada pembahasan program paid review, terutama SponsoredReviews, sehingga topik-topik yang dibahas saya usahakan selalu berkaitan dengan tema utama tersebut.

Content Rich
Jujur saja saya bingung menerjemahkan istilah ini ke bahasa Indonesia, jadi selanjutnya akan tetap dituliskan begitu saja. ‘Content rich’ kurang lebih bermakna ‘berisi’, yakni istilah yang ditujukan untuk blog yang padat isi. Saya tidak bermaksud menyebut bahwa blog ini berisi, namun dari panjang posting dan topik-topik yang diangkat bolehlah saya bilang kalau EkoNurhuda.com termasuk dalam blog yang berkategori content rich. Menurut kabar-kabar di jagat internet, blog yang content rich lebih disukai Google. Maksudnya tentu saja jadi lebih rajin diindeks dan lebih mudah memperoleh peringkat, baik di halaman hasil pencarian maupun pagerank.

Sekali lagi ini hanya hasil dari pengamatan amatir saya lho. Valid-tidaknya silakan Anda tentukan sendiri. Kalau ternyata salah, mohon koreksinya ya. Sebaliknya kalau ternyata benar, mudah-mudahan saja ulasan sederhana ini bermanfaat bagi Anda.

Baca Lanjutannya di sini...

07 Mei 2008

15

Life Report Talkshow Blogging di NIX 2008

Seumur-umur menjadi blogger, belum pernah sekalipun saya ikut forum-forum blogger tertentu. Baik yang sifatnya formil, maupun sekedar nongkrong-nongkrong. Bukannya sombong, saya itu justru pemalu sekali. Merasa masih anak bawang di jagat blogosphere, saya gak punya cukup mental untuk join sama blogger lain. Apalagi blogger kelas-kelas senior di komunitas beken macam CahAndong, Jumatan, dll.

Nah, terdorong oleh keinginan untuk menambah ilmu dan wawasan seputar blog, maka sayapun memutuskan ikut workshop dan talkshow seputar blog dalam rangkaian acara National IT eXpo (NIX) 2008 yang digelar di Joga Expo Center (JEC). Acara yang digawangi anak-anak CahAndong ini diadakan kemarin, mulai pukul 12.00-17.00. Tapi itu teori di atas kertas lho. Pada kenyataannya acara baru dimulai sekitar jam 1 kurang dikit banget. :D Biasalah, orang Indonesia gitu lho...


Acara terbagi atas 2 sesi. Yang pertama workshop pembuatan blog yang diisi oleh Ekowanz, dilanjutkan dengan talkshow yang dimoderatori oleh Tika. Di sinilah asyiknya. Panitia menghadirkan 3 pembicara yang cocok sekali dijadikan tempat belajar. Yaitu Herman Saksono (blogger senior dan web designer), FX Bambang Irawan (jurnalist Tabloid Sinyal) dan BM Adam dari Majalah InfoKomputer. Saya mencatat beberapa pandangan menarik dari mereka. Tentu saja ini hanya pandangan dan ketertarikan pribadi saya saja lho. Jadi, Anda yang juga hadir kemarin sangat mungkin menangkap hal menarik lain yang luput dari mata saya (Mba yangg cantik banget di stand Rumahweb mungkin :p).

Dari Herman Saksono saya mendapat pelajaran penting bahwa menjadi blogger merupakan satu proses. Kalau orang Italia punya pepatah "Roma tidak dibangun dalam semalam", maka blogger juga punya pepatah serupa tapi tak sama: "Blog tidak dibangun dalam semalam". Buat blog memang bisa kelar dalam hitungan menit. Tapi me-manage dan me-mantain blog itu yang butuh waktu serta proses sampai akhirnya kehadiran blog kita diterima oleh penghuni dunia maya lain. Awalnya mungkin yang mengunjungi dan membaca baru kita sendiri, tapi seiring perjalanan waktu lama-kelamaan bakal ramai. Intinya, jangan pernah berhenti berusaha menaikkan peringkat dan popularitas blog kalau ingin terus eksis di jagat blogosphere.

Kalau dari FX Bambang Irawan, ada 1 statement menarik yang saya tangkap. Menurutnya blog telah mengembalikan budaya Indonesia yang telah lama dilupakan, yakni budaya menulis dan membaca. Istilah kerennya sih kesusasteraan. Dulu Indonesia tenar karena kuatnya tradisi ini. Mulai dari jamannya Mpu Tantular, Mpu Kanwa dan Mpu-Mpu yang lain, lalu dilanjutkan oleh generasi Hamzah Fansuri, kemudian Chairil Anwar. Ya, Indonesia sempat punya karya-karya besar yang tak hanya dikenal di nusantara, tapi juga negara-negara serumpun bahkan mancanegara. Sekarang, seiring dengan makin banyaknya media hiburan, budaya membaca itu lambat-laun hilang. Lihat saja perpustakaan yang selalu sepi. Nah, menurut Bambang, blog berpotensi untuk mengembalikan budaya tersebut.

Pendapat BM Adam juga bagus. Menurut Managing Editor InfoKomputer ini blog merupakan wujud kerelaan kita untuk berbagi terhadap sesama. Ya berbagi ilmu, berbagi pengetahuan dan hal lain yang dibutuhkan orang lain. Yang tahu banyak soal Google AdSense menulis tentang seluk-beluk program tersebut di blognya, lalu yang lain lagi menulis topik lain yang dikuasainya. Tidak semua orang bisa berbagi lho, jadi blogger merupakan sosok-sosok yang patut diberi penghargaan khusus untuk itu.

Apalagi ya? Pokoknya acaranya seru banget deh. Bukan karena saya dapat souvenir dari RumahWeb, juga bukan karena saya lihat Gunawan pake kaos bertuliskan "I love Miyabi". Banyak ilmu dan wawasan yang saya dapat dari seluruh rangkaian acara ini. So, thanks a lot buat kru CahAndong.

Baca Lanjutannya di sini...

04 Mei 2008

9

Kupas-Tuntas Blog di NIX 2008

Setelah puas dengan euforia kenaikan PageRank yang tidak disangka-sangka sama sekali, kini saatnya kembali ke bumi alias sadar diri. Ya, mempunyai blog dengan PageRank 4 tidak otomatis menjadikan saya sebagai ahli internet, selebriti blog apalagi pakar SEO. Tidak, tidak, saya masih jauh dari sebutan-sebutan itu. Dan saya koq lebih memilih untuk tidak menjadi pakar atau ahli karena bila begitu berarti saya akan mentok. Biarlah saya tetap menjadi newbie yang akan terus belajar dari siapa saja yang lebih tahu dari apa yang saya ketahui.

Nah, omong-omong tentang belajar (dan suasananyapun tepat dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei lalu), sebuah talkshow seputar blog akan diadakan di Jogja. Tepatnya di arena pameran National IT eXpo (NIX) 2008 yang mengambil tempat di Jogja Expo Center (JEC). Ini adalah pameran IT, meskipun sekilas kelihatannya tak jauh beda dengan pameran komputer yang sering sekali digelar di sana. Saya tadinya juga sempat tidak peduli sama event itu, tapi berhubung salah satu (eh, tiga ding) agendanya menyangkut-nyangkut blog saya jadi lebih perhatian.


Buat Anda yang tinggal di Jogja, ketiga acara ini sama sekali tak boleh diabaikan. Yang pertama adalah workshop membuat blog yang akan membahas tentang pembuatan blog mulai dari awal. Mulai dari langkah-langkah membuat blog praktis, mengelola blog, sampai tahap peningkatan blog supaya terlihat lebih keren lagi. Acara yang akan dipandu oleh blogger-blogger senior ini diadakan hari Selasa, 6 Mei 2008, mulai jam 12.00-15.00. Belajar membuat blog dengan blogger senior selama 3 jam pasti ada banyak hal penting yang bisa kita dapatkan dari acara ini.

Nah, setelah workshop selesai acara dilanjutkan dengan talkshow bertajuk "Semuanya tentang Nge-Blog" yang bakal digelar dari jam 15.00-17.00. Topik yang dibahas antara lain tentang membuat blog yang menarik, manfaat ngeblog, serta blogging dari sudut pandang jurnalistik. Selain praktisi dari beberapa media cetak seputar IT, talkshow ini juga bakal menghadirkan Atika Nurkoestanti sebagai moderator. Kalau Anda tidak tahu siapa itu Atika Nurkoestanti benar-benar kebangetan deh. Ya, Mbak yang kebangetan ituh adalah pemilik TikaBanget.com. Sekarang tahu kan siapa dia?

Lalu acara ketiga adalah Live Blogging Competition yang digelar esok harinya, alias hari Rabu, 7 Mei 2008, mulai jam 12.00-17.00. Hadiah yang disediakan sebanyak total Rp 5 juta rupiah. Lumayan tuh buat tambah-tambah tabungan. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 3-7 Mei 2008 dengan mengisi formulir pendaftaran di sini. Sedangkan untuk mengetahui persyaratan lombanya, coba lihat saja sendiri di sini. Tapi kompetisi ini hanya terbatas bagi blogger yang berdomisili di Jogja. Buat yang tinggal di luar Jogja jangan ngiri ya? :p Buat blogger Jogja, ayo ramai-ramai ikut serta. Jangan berpikir tentang menang-kalah. Ikuti saja apapun hasil yang akan didapat karena saya pastikan ada banyak informasi dan pengetahuan penting yang bisa diperoleh dari kompetisi ini. So, jangan sampai gak ikut ya?

Banyak motivator mengatakan bahwa terus belajar dan memperbaiki diri adalah kunci dari kesuksesan. Dalam dunia blogging-pun kalimat itu berlaku. Siapa yang tidak pernah berhenti belajar tentunya akan semakin berkembang dan maju seiring dengan bertambahnya ilmu pengetahuan yang dimiliki. Sebaliknya, siapa yang sudah merasa ahli, pakar, pinter dan menutup diri, lama-kelamaan dia akan ditelan kesombongannya sendiri. Mumpung seluk-beluk blog diangkat di NIX 2008, kenapa tidak menjadikannya sebagai sarana menambah pengetahuan?

So, jangan pernah berhenti belajar! Long life education!

NB: Oya, acara ini disponsori oleh CahAndong, InfoKomputer dan RumahWeb.
Buat Tika, namanya sudah dibenerin tuh. Btw, masih trahnya Koes Plus ya..? :p

Baca Lanjutannya di sini...

01 Mei 2008

20

From Zero to Four, That's My PageRank!

Tadi, hanya beberapa saat sebelum adzan Asyar, ketika saya lagi bingung mau menuliskan lanjutan jalan cerita sebuah eBook yang sedang saya susun, masuk SMS dari Bang Zalukhu. Isinya pendek saja, "Selamat ya dpt pr 4." Sayapun terperangah, setengah tak percaya setengah gembira. Langsung saja saya balas menanyakan keabsahan berita tersebut. Tidak menunggu lama Bang Zalukhu membalas lagi, menegaskan kalau EkoNurhuda.com memang memperoleh PR 4. What a surprise!

Bukannya tak percaya kabar yang saya terima, tapi untuk memastikan saya segera ke warnet untuk check dan recheck. Kalau perlu ya nanti bakal ada proses cross check segala. Hehehe, ilmu jurnalistiknya keluar semua deh. :D Yang pertama-tama dituju tentu saja blog ini. Begitu halaman EkoNurhuda.com terbuka mata saya langsung menuju ke bagian sidebar sebelah bawah di mana ada banner kecil penanda PR dari Atoomic. Dan jantung saya langsung berdegup lebih kencang ketika angka yang tertera di banner tersebut adalah angka 4. Alhamdulillah.


Eit, tapi satu sumber masih belum cukup. Maka saya lari ke PRChecker.net dan mengecek PR EkoNurhuda.com di sana. Lho, koq masih 0? Siapa nih yang salah? Saya lantas menuju ke MyPageRank, dan mengecek lagi. Ah, ternyata situs satu ini memberi kabar gembira pada saya. PR 4 confirmed. Untuk lebih meyakinkan lagi saya membuka satu situs pengecek PR lagi, yakni PRChecker.info. Meski namanya mirip dengan PRChecker.net, namun PRChecker.info memberikan hasil berbeda. Yup, EkoNurhuda.com dinyatakan ber-PR 4. Ah, coba cek sekali lagi deh. Kali ini saya pakai PageRank.net dan ternyata hasilnya juga PR 4. Duh, leganya....

Ini benar-benar kejutan besar buat saya. Sama sekali tidak disangka kalau blog ini akan langsung melompat ke PR 4 dari sebelumnya PR 0. Seperti sudah diceritakan pada postingan sebelumnya, saya sama sekali tidak melakukan strategi SEO apa-apa pada blog ini. Bahkan meta tag-pun tidak saya beri. Semuanya serba natural dan tanpa optimasi sama sekali karena selama ini fokus saya memang bukan pada PR, melainkan traffic.

Oke, PR 4 sudah di tangan. Selanjutnya apa yang harus saya lakukan dengan PR 4 ini? Pertama-tama tentu saja mengubah deskripsi pada SponsoredReviews. Mudah-mudahan dengan ditambahkan kata-kata "PR 4 Blog" job paid review akan lebih banyak mengalir. Tentu saja dengan bayaran yang lebih tinggi lagi. :p Selain SponsoredReviews, beberapa program online earning lain yang saya ikuti juga mesti diberitahu. Harapannya status PR 4 ini akan memberikan keuntungan (baca: penghasilan) lebih besar lagi. Amin.

Kedua, saya akan coba menjajaki beberapa peluang online earning lain yang hanya menerima keanggotaan dari blog dengan PR tinggi. Salah satunya adalah TextLinkAds alias TLA yang kabarnya merupakan sarana ampuh untuk menambah pundi-pundi dolar dengan blog ber-PR minimal 4. Siapa tahu peruntungan saya baik di sini. Saya sudah banyak membaca tentang program yang satu ini. Sekarang syarat utama untuk mengikuti program tersebut sudah saya capai, saatnya mempraktekkan ilmu yang sudah didapat dan menambah pemasukan. Doakan saya ya.

Akhirnya, sekali lagi saya harus berterima kasih pada Bang Zalukhu, orang pertama yang memberi tahu kenaikan PR blog ini sekaligus juga menjadi orang pertama yang memberi ucapan selamat. Sebagai tanda terima kasih saya berikan 4 backlink untuk Abang dari Nias ini. Sekali lagi, terima kasih...

Baca Lanjutannya di sini...

28 April 2008

14

Darimana Pengunjung EkoNurhuda.com?

Pernahkah Anda iseng-iseng mencari tahu dari mana sih asalnya pengunjung blog Anda? Kalau pertanyaan itu ditujukan pada saya, maka jawabannya ada dua. Jawaban pertama, kalau dulu saya tidak pernah ambil pusing dengan asal pengunjung blog-blog saya. Yang penting saya menulis, menulis dan menulis posting. Jawaban kedua, akhir-akhir ini saya sering sekali mengintip asal-usul kedatangan pengunjung blog ini. Terutama sekali setelah saya memasang feed langsung dari Feedjit yang saya pasang di sidebar kanan.

Ya, awalnya saya sangat tidak peduli sama asal pengunjung. Bahkan saya tidak tahu apakah blog saya dikunjungi orang atau tidak. :P Kemudian saya tahu Sitemeter, dan lantas memakai jasa layanan perekam jejaknya yang ternyata sangat luar biasa. Dari Sitemeter saya jadi tahu jumlah pengunjung blog ini (dan juga blog saya yang lain) dan statistik lainnya, seperti lama berkunjung, jumlah halaman yang dibuka, serta tentu saja asal-usul pengunjung. Namun begitu Sitemeter belum mampu mengusik minat saya untuk melacak sumber kedatangan tamu-tamu blog ini. Sampai suatu ketika saya memakai jasa Feedjit. Nah, mulai sejak saat itulah saya mulai penasaran dengan asal-usul pengunjung blog-blog saya, terutama EkoNurhuda.com ini.


Feedjit adalah layanan perekam jejak yang akan mencantumkan asal kedatangan pengunjung sebuah situs/blog secara langsung. Karena letaknya yang mudah terlihat, saya jadi sering secara tidak sengaja melirik-lirik dari mana gerangan tamu saya berasal. Mula-mula kebanyakan pengunjung datang dari blog lain yang saya tahu betul kalau saya pernah meninggalkan komentar di sana. Artinya, pengunjung saya datang dengan mengklik link nama saya yang ada di komentar blog lain. Pada perkembangan selanjutnya, Feedjit menunjukkan bahwa pengunjung saya juga mulai banyak yang datang melalui search engine. Wow, ini tentu suatu berkah luar biasa.

Sekali-dua kali melihat daftar pengunjung yang datang melalui search engine (kebanyakan Google Indonesia), saya masih cuek. Pikir saya, paling juga kesasar. Eh, lama-kelamaan koq jumlahnya semakin banyak. Sayapun jadi penasaran apa yang mereka cari sampai kemudian terdampar di EkoNurhuda.com. Sejak saat itulah saya jadi sering melacak asal pengunjung melalui Sitemeter. Wuih, ternyata dari daftar 100 pengunjung terakhir lebih dari 50% berasal dari search engine. Bukan cuma Google Indonesia yang paling banyak, tapi juga Google.com dan Yahoo!Search. Tidak percaya? Coba lihat sendiri di sini.

Poin penting dari posting ini adalah, saya menemukan satu hal yang membuat blog ini keluar dalam berbagai pencarian di search engine. Apa itu? Peletakan keyword di judul posting. Terus terang saya buta tentang teknik SEO dan apakah ini memang dikenal dalam dunia SEO saya juga tidak tahu. Yang jelas beberapa advertiser di program-program paid review yang saya ikuti kerap meminta saya menuliskan keyword pilihan mereka di review yang akan ditulis. Apakah peletakan keyword di judul posting berpengaruh besar terhadap posisi sebuah blog di search engine? Silakan berbagi pengalaman dan pengetahuan di kolom komentar.

Baca Lanjutannya di sini...

24 April 2008

6

Banyak Iklan vs Sedikit Iklan

Bila bulan April ini berakhir, itu artinya sudah 4 bulan umur blog ini. Masih muda sekali ya? Tapi di umurnya yang semuda itu telah banyak pengalaman dan juga pendapatan yang diberikan blog ini pada saya. Banyaknya pengalaman yang saya dapat tidak bisa dipungkiri, tapi soal banyak pendapatan masih bisa subjektif. :D Apapun itu, berkat blog ini saya jadi tahu lebih banyak lagi tentang seluk-beluk internet meski itu masih di tingkatan paling dasar.

Dulu, saat masih beralamat sepanjang kereta api, blog ini sangat full dengan banner dan warna-warni iklan. Mulai dari banner afiliasi, iklan PPC, sampai iklan-iklan gak penting lain. Waktu itu saya berpikir semakin banyak sumber pendapatan akan semakin baik. Bukankah banyak pakar bisnis bilang "jangan taruh semua telur dalam keranjang yang sama" di seminar-seminar atau buku mereka? Tapi ternyata praktek di internet tidaklah demikian.

Dari sekian banyak program yang iklan dan banner-nya saya pajang di sini, ternyata hasilnya tak seberapa. Beberapa bahkan NOL BESAR alias sama sekali tak ada hasil. Awalnya saya masih menganggap ini hanya soal waktu saja. Seiring dengan meningkatnya popularitas dan trafik, maka pemasukan dari blog inipun akan turut terkatrol. Eh, ternyata saya salah, saudara-saudara sebangsa dan setanah air sekalian. Saya katakan pada diri saya sendiri bahwa saya telah melakukan kesalahan besar dengan menempatkan terlalu banyak iklan dan promosi di blog ini.


Bagaimana bisa dibilang salah? Begini, semakin banyak iklan kelihatannya memang semakin banyak peluang kita memperoleh pemasukan. Padahal banyaknya iklan hanya akan membuat pembaca blog bingung iklan mana yang harus dilihat, dan akhirnya malah tidak ada iklan yang ia kunjungi. Rugi kan? Semakin banyak iklan membuat fokus perhatian pembaca terpecah dan ujung-ujungnya memilih tidak mengunjungi satupun dari yang saya tawarkan. Ini sama persis seperti saat saya berkunjung ke blog lain yang punya banyak iklan. Apalagi kalau tata letaknya (maaf) amburadul. Duh, mendingan langsung ditutup dan cari blog lain deh.

Nah, konklusi dari semua itu, saya kemudian memutuskan hanya memasang beberapa iklan saja. Itupun saya pusatkan pada beberapa program yang benar-benar menguntungkan. Yaitu program yang memberikan hasil tanpa pengunjung harus membeli atau membayar sesuatu, dan juga program-program berbasis impresi atau jumlah tayangnya. Karena itu sekarang yang terlihat di sini hanya iklan dari program-program berbasis klik (PPC), seperti KlikSaya dan AdToll. Satu lagi adalah Ziddu yang meski tidak nampak tapi memberikan tambahan penghasilan juga. Lalu yang memberikan hasil paling banyak adalah SponsoredReviews. Ya, hanya 4 sumber penghasilan itulah yang saya terapkan di blog ini sedangkan lainnya dibuang jauh-jauh. Alhamdulillah, hasilnya semakin menunjukkan grafik meningkat meski belum terlalu signifikan.

Bagaimana pendapat Anda?

Baca Lanjutannya di sini...

16 April 2008

17

Meningkatkan Trafik dengan EntreCard

Bagi blogger manapun, baik yang ngeblog dengan tujuan komersil maupun tujuan 'ngamal' alias karena suatu idealisme, trafik adalah hal yang penting bagi kelangsungan hidup blognya. Okelah, kalimat "bagi kelangsungan hidup" mungkin terlalu berlebihan, tapi siapa sih yang mau punya blog tanpa pembaca? Sudah capek-capek nulis posting dari hari ke hari, eh, yang baca tidak ada. Kasihan betul kan kalo gitu? :D

Nah, maka dari itu tak heran bila jurus-jurus mencari dan meningkatkan trafik adalah hal yang wajib dipelajari. Bahkan harus benar-benar nempel di kepala. Punya blog tapi tak punya jurus memancing trafik ibarat pendekar turun gunung tanpa ilmu kanuragan yang memadai. Kurang lebih seperti Wiro Sableng tanpa Kapak Maut Naga Geni 212-nya. Biar gagah dengan badan tegap juga kalau tidak punya jurus mematikan ya tentu saja bakal-babak belur pas ketemu musuh. Babak-belurnya blog adalah tak punya pengunjung.


Ada banyak cara mudah dan gratis yang bisa dilakukan seorang blogger untuk meraih trafik. Salah satunya adalah dengan mengikuti program tukar-menukar banner iklan di EntreCard.com. Selain pendaftaran dan membership-nya gratis, Anda juga dapat mempromosikan blog kepada sesama anggota dengan cara memasang banner iklan Anda di blog member lain. Untuk itu Anda harus membayar dengan sejumlah EC point. Sebaliknya, Anda juga bisa memasang banner iklan blog member lain di blog Anda dan akan memperoleh EC point alias poin sebagai imbalan. Tak hanya untuk memasang iklan, poin tersebut dapat digunakan untuk berbelanja berbagai produk seperti eBook, jasa hosting, jasa design web, dll. di menu 'Shop'. Asyik kan?

Pertanyaannya kemudian, EC point itu apa dan bagaimana cara memperolehnya?

EC point adalah kredit yang digunakan sebagai alat transaksi antar member EntreCard. Cara memperolehnya ternyata sangat gampang sekali. Yang perlu Anda lakukan hanyalah banyak-banyak mengunjungi blog lain karena Anda akan memperoleh EC point dengan men-drop dan menerima drop dari member lain. Melakukan drop juga sangat gampang, yakni cukup membuka blog member yang mau di-drop lalu cari banner EntreCard-nya dan klik bagian yang bertuliskan 'Drop'. Beres. Dan account Anda akan bertambah 1 EC setiap kali melakukan drop. Nah, nanti pas member yang kita drop tadi melakukan drop balik, kita akan memperoleh 1 EC lagi. Mudah sekali kan?

Memiliki banyak EC point di EntreCard sama dengan mempunyai banyak duit di dompet. Artinya, dengan EC point tersebut Anda bebas membelanjakannya untuk apa saja, termasuk memasang iklan di blog-blog pilihan Anda. Beberapa blogger top seperti John Chow, John Cow, ataupun Darren Rowse-pun memasang banner EntreCard di blognya. Ini artinya, bila EC point Anda mencukupi, Anda bisa koq pasang iklan di blog-blog beken tersebut. Bayangkan bila Anda harus memasang banner iklan secara langsung dengan duit, berapa banyak duit yang mesti dikeluarkan untuk memajang banner 125 x 125 px di sana? Mahal, Bo!

Oke, itu saja uraian singkat tentang EntreCard yang sudah terbukti membantu saya menjaring trafik bagi salah satu blog saya. Oya, sebelum mendaftar Anda perlu menyiapkan banner ukuran 125 x 125 px sebagai alat promosi Anda. Banner ini nanti akan muncul di member area blogger yang Anda drop. Banner ini juga yang akan terpasang bila Anda memasang iklan di blog member lain. So, buatlah banner Anda semenarik mungkin agar orang yang melihatnya tergerak untuk mengklik dan datang ke blog Anda. Namanya juga promosi tho?

Semoga bermanfaat.

Baca Lanjutannya di sini...

08 April 2008

14

Kolom Komentar ala WP untuk Blogger

Bro Hadriyan yang belakangan ini sering berkunjung kemari sempat mengajukan protes. Katanya, mengapa koq saya tidak sekalian saja beli paket hosting. Soalnya dia suka males kasih komentar di blog-blog berbasis BlogSpot alias Blogger. Alasannya simpel, kalau mau kasih komen di BlogSpot terlalu makan waktu. Tidak seperti di WP yang begitu link read more dipencet kolom komentarnya juga ikutan nongol di akhir posting. Lha, kalau di BlogSpot kan harus tekan sana-sini dulu.

Saya sebenarnya sependapat dengan Bro Hadriyan. Tapi mau bagaimana lagi? Untuk saat ini saya baru bisa mengoperasikan Blogger dan kapasitas kantongpun cekak. Earning masih belum seberapa dan juga belum stabil menyebabkan saya ragu untuk langsung mengoperasikan blog WP dengan hosting sendiri. So, untuk sementara biarlah saya begini dulu. Maklum ya..? :D Lagipula kalau memang tidak berminat memberi komentar juga tidak dilarang koq...

Nah, kabar gembira bagi para Blogger mania. Telah hadir satu fasilitas yang saya yakin akan sangat membantu rekan-rekan blogger yang masih memakai BlogSpot. Sebuah situs bernama IntenseDebate meluncurkan widget komentar seperti WP khusus untuk pemakai Blogger, TypePad dan juga WP sendiri. Bila widget tersebut kita install di blog kita, maka para pengunjung yang akan berkomentar tidak bakal kerepotan karena kolom komentarnya akan berada tepat di bawah posting. Mirip betul seperti di WP. Asyik kan?


Tapi namanya fasilitas dari pihak ketiga, tentu saja ada kelemahannya. Antara lain, komentar yang Anda terima tidak akan tersimpan di database blog karena yang menyimpan IntenseDebate. Program IntenseDebate memang sejatinya menutup fasilitas komentar asli Blogger, jadi semua komentar yang dibuat pengunjung masuknya ke account IntenseDebate Anda. Lalu saya juga khawatir pemakaian fasilitas ini menyalahi ToS Blogger. Kalau sampai di-suspend account Blogger saya kan gawat. Karena faktor inilah saya langsung mencopot widget tersebut dari blog ini. Kalau ini tidak menjadi masalah bagi Anda, ayo kita coba membuatnya.

  1. Pertama-tama buka situs IntenseDebate.
  2. Klik link "Sign Up" di pojok kanan atas.
  3. Isi semua kolom yang disediakan dengan data Anda. Klik tombol "Create Account".
  4. Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman "Users" atau "Profile".
  5. Cari link "Add Intense Debate to a Blog" atau tombol "Put Intense Debate on Your Blog" di bagian pojok kanan atas. Klik.
  6. Di halaman baru Anda akan diminta memasukkan alamat blog. Isi dengan benar dan klik tombol "Get Intense Debate".
  7. Ada 4 pilihan yang akan ditampilkan IntenseDebate, yakni untuk Blogger, TypePad, WordPress atau dalam bentuk javascript snippet. Karena saya membahas Blogger, maka klik tombol berlogo Blogger.
  8. Nah, kini saatnya memasukkan IntenseDebate ke dalam blog. Pilihan yang diberikan ada 2, yakni berupa widget atau template. Opsi widget jauh lebih simpel dan cepat, tapi terkadang tidak dapat bekerja dengan baik di blog yang terlalu banyak kustomisasinya. So, akan lebih baik kita pilih opsi template saja. Untuk itu Anda harus masuk ke account blog dan mendownload template blog Anda lalu menyimpannya di komputer. Bisa kan? Kalau masih bingung, IntenseDebate punya petunjuk ringkas yang sangat mudah dipahami.
  9. Setelah template blog disimpan, upload ke IntenseDebate. Lalu atur apakah kolom komentar IntenseDebate akan muncul di semua posting atau hanya di posting yang belum mempunyai komentar. Pilihan terserah Anda, tapi pilihan kedua dapat menghilangkan/menutupi semua komentar yang pernah ada di blog Anda.
  10. Klik tombol "Upload and Continue" di bagian paling bawah. Selanjutnya yang perlu Anda lakukan hanyalah mengganti template blog Anda dengan template baru hasil kreasi IntenseDebate. Jangan khawatir, IntenseDebate hanya menambahkan kolom komentarnya saja koq, jadi segala pengaturan yang Anda buat sebelumnya tidak akan hilang. Mau lihat hasilnya? Berikut ini contohnya yang saya pasang di blog sepakbola saya (dan rencananya juga akan saya hapus):

Anda tertarik mencobanya? Selamat mencoba...

Baca Lanjutannya di sini...

22 Maret 2008

2

5 Kebiasaan Blogger Sukses

Di mana-mana yang namanya sukses itu membutuhkan proses. Sukses bukanlah sesuatu yang by product yang bisa sekali jadi, melainkan by process yang butuh waktu. Karena itu sukses berhubungan erat dengan sikap dan konsistensi. Sikap apa? Sikap terhadap diri sendiri, terhadap orang lain, terhadap tujuan yang ingin dicapai, dan juga sikap terhadap yang sedang dijalani itu sendiri. Semuanya ini berkaitan erat dan akan saling mendukung satu sama lain. Lalu konsistensi adalah faktor penyempurnanya. Bila Anda memiliki semua ini, insya Allah kesuksesan akan lebih mudah diraih.

Dalam hubungannya dengan sikap dan konsistensi, untuk mencapai kesuksesan juga perlu ditumbuhkan satu kebiasaan positif. Yang dimaksud dengan kebiasaan positif di sini adalah hal-hal yang selalu dilakukan agar semakin dekat dengan tujuan yang hendak dicapai. Contohnya Anda ingin memiliki tubuh kekar berotot seperti Ade Rai, maka kebiasaan positif yang harus Anda lakukan antara lain rajin olahraga, rajin melatih otot-otot, serta tidak makan makanan berat setelah pukul 7 malam. Jalankan terus kebiasaan positif ini secara konsisten, maka dari hari ke hari Anda akan semakin dekat dengan keinginan Anda tadi.

Menjadi blogger suksespun begitu. Anda harus memiliki sikap dan kebiasaan positif yang terus-menerus dilakukan secara konsisten sampai apa yang Anda inginkan sebagai blogger tercapai. Lalu bagaimana cara mengetahui kebiasaan-kebiasaan apa saja yang harus dilakukan? Gampang. Lihat dan contoh saja apa yang sudah dilakukan oleh blogger-blogger senior bernama besar di luar sana. Menurut pengamatan (gaib) saya, setidaknya ada 5 kebiasaan positif yang dilakukan para blogger sukses. Ini dia:


  1. Memposting dengan jadwal yang teratur. Siapapun pasti suka dengan barang segar, termasuk di dalamnya artikel-artikel segar di blog. Jangan kecewakan pengunjung dengan artikel yang itu-itu juga sejak bulan kemarin. Update blog Anda secara teratur, paling tidak 2-3 kali seminggu (biar irit pake posting terjadwal di draft.blogger.com). Saya sendiri punya jadwal memposting setiap 2 hari sekali. Ke depannya saya ingin seperti Mr. John Chow yang mengupdate blognya sehari 3 kali (kaya makan aja). Yah, paling tidak seperti Cosa Aranda yang rata-rata menulis satu artikel baru tiap hari. Kalau Anda bagaimana?

  2. Sangat menyukai topik yang dibahas. Ini berkaitan erat dengan pemilihan topik pada saat hendak memulai blog. Selalu mulai blog dengan topik yang Anda sukai. Pengaruhnya sangat besar terhadap kelangsungan hidup blog Anda. Kalau Anda sudah suka dengan sesuatu, Anda akan dengan sangat mudah menemukan pokok-pokok pembicaraan untuk dituangkan di blog. Anda tidak akan pernah bosan membahasnya, sekalipun hanya hal yang sepele sesepele-sepelenya (susah nggak waktu baca yang ini? :p). Sama seperti saat Anda menyukai seseorang. Di manapun, kapanpun, dan dengan siapapun Anda tidak akan bosan-bosannya membahas sang pujaan hati. Tidak ada cerita kehabisan ide karena apapun yang ada padanya selalu menarik untuk dibicarakan. Iya kan?

  3. Penulis yang baik. Ini bukan berarti Anda harus menjadi pengarang ataupun esais hebat. Tidak ada jaminan seorang penulis besar juga akan sukses sebagai blogger. Maksud penulis yang baik di sini adalah menulis dengan bahasa yang enak dan santun serta mudah dimengerti. Hindari penggunaan kata-kata kasar dan jorok, kecuali kalau Anda penulis blog jorok atau ingin dicap sebagai penulis blog yang jorok. Karena blog berbentuk tulisan, perhatikan benar tata bahasa dan tanda baca yang digunakan. Biasakan untuk selalu mengedit artikel secara seksama sebelum mempublikasikannya. Jika menjumpai kesalahan pada artikel yang terlanjur dipublikasikan, segera edit dan ganti dengan yang benar. Satu hal lagi, perhatikan bahasa yang dipakai. Tidak perlu terlalu formal karena akan menimbulkan kesan kaku, tapi sebisa mungkin jangan gunakan bahasa pasaran yang cenderung kasar.

  4. Berinteraksi dengan pembaca. Ini penting diperhatikan, terutama bagi blogger pemula (seperti saya) yang blognya masih sepi pengunjung (seperti blog saya). Berikan tanggapan pada setiap komentar yang ditinggalkan pembaca. Nanti kalau posting Anda mendapat komentar puluhan Anda boleh memilih komentar-komentar tertentu saja untuk ditanggapi dan mengabaikan sisanya (terutama yang gak penting :p). Tapi kalau komentarnya baru 1-2, kan keterlaluan sekali kalau tidak direspon. Tambahan lagi, untuk mengakomodir pengunjung yang meninggalkan komentar dengan tujuan memperoleh backlink, sebaiknya aktifkan fungsi 'dofollow' di kolom komentar Anda.

  5. Membaca EkoNurhuda.com. Kalau poin ini tidak akan saya jelaskan panjang-lebar. Tar pada protes lagi. :))

Hanya 5 kebiasaan ini saja yang harus dilakukan secara konsisten untuk menjadi blogger sukses. Sekali lagi, hanya 5 (kurangi satu jika Anda tidak setuju dengan poin kelima :p). Masa iya tidak bisa sih?

Baca Lanjutannya di sini...

20 Maret 2008

12

5 Kesalahan Utama Blogger

Setiap blogger pasti ingin blognya tumbuh semakin besar dari waktu ke waktu. Indikator tumbuh-tidaknya sebuah blog adalah banyak-sedikitnya pengunjung di blog tersebut. Jika jumlah pengunjung semakin meningkat dari hari ke hari, boleh dibilang blog itu tumbuh. Dari awalnya hanya 1-2 orang pengunjung per hari, naik menjadi 10-20 orang sampai akhirnya mencapai jumlah ratusan atau bahkan ribuan orang.

Apa yang dapat meningkatkan jumlah pengunjung? Kunci utamanya adalah mengikat pengunjung untuk selalu datang dan datang lagi ke blog Anda. Hal ini berkaitan erat dengan konten blog. Pengunjung suka dengan blog berisi konten-konten yang bermanfaat bagi mereka. Manfaat ini bisa berupa materi atau nonmateri. Manfaat materi misalnya Anda memberitahukan program online earning terbaru yang bisa diikuti untuk menambah penghasilan pembaca. Sedangkan manfaat nonmateri bisa berupa hiburan ataupun tips-tips.

Sayangnya banyak blogger yang mengabaikan faktor pengunjung sebagai pendukung utama perkembangan blognya. Padahal nasib sebuah blog boleh dibilang sangat bergantung pada pengunjung. Kegagalan mengikat hati pengunjung sebagai 'langganan' setia dapat mematikan blog Anda. John Chow dalam eBook-nya yang berjudul 'Make Money with JohnChow.com' menuliskan 10 kebiasaan blogger tidak sukses. Dari 10 poin tersebut saya merangkumnya menjadi 5 kesalahan utama blogger. Apa saja itu?


  1. Tidak diupdate. Ini kesalahan besar. Perbedaan mendasar antara blog dan situs pada umumnya adalah pada keterbaruan kontennya. Tidak seperti situs-situs statis yang hanya menyajikan isi yang sama dari waktu ke waktu, blog menawarkan artikel segar secara berkala. Pengunjung menengok sebuah blog dengan harapan akan memperoleh sesuatu yang baru. Nah, jika setelah dikunjungi berhari-hari postingnya masih yang itu-itu juga tentu lama-kelamaan pengunjung akan jenuh. Blog Andapun akan ditinggal lalu terlupakan.

  2. Tidak bersifat personal. Ciri lain dari blog adalah kekhasannya sebagai catatan pribadi yang sifatnya personal. Arti personal di sini adalah bagaimana pandangan Anda mengenai suatu topik atau permasalahan, pengalaman-pengalaman Anda, gaya bahasa dan gaya penulisan Anda, serta topik-topik apa saja yang sering Anda angkat. Dari sini akan terbentuk branding image yang membedakan Anda dari blogger lain. Hal ini tidak dapat Anda lakukan dengan posting asal-asalan, latah, apalagi kalau hasil copy-paste.

  3. Menulis untuk uang, bukan untuk pembaca. Anda memang tidak dilarang untuk mencari uang dengan blog, tapi ingat bahwa pembaca harus ditempatkan di atas segalanya. Tanpa pembaca blog Anda tidak ada artinya. Jadi, sebisa mungkin selalu utamakan pembaca saat hendak menulis posting. Lupakan high paying keyword, jangan pernah menulis paid review yang tidak relevan, insya Allah pengunjung Anda akan betah.

  4. Tidak bergaul dengan blogger lain. Blogoshpere sama persis seperti lingkungan nyata di mana kita tinggal sehari-hari. Kalau Anda tidak mau bergaul dengan orang lain di sekitar Anda, tidak ada yang akan mengenal Anda. Anda akan terasing sendiri. Di jagat blogging juga begitu. Kalau ingin blog Anda dikenal, kenali dulu blog lain. Kalau Anda ingin blog Anda dikunjungi, kunjungi dulu blog lain dan tinggalkan komentar. Terutama di blog-blog besar yang sudah punya nama. Selain berusaha lebih dekat dengan pemilik blog, Anda juga akan memperoleh keuntungan ketika komentator lain atau pengunjung di blog itu penasaran dengan Anda dan ujung-ujungnya berkunjung ke blog Anda. Hal seperti ini pernah saya alami ketika seseorang dari Brunei Darussalam datang mengenalkan diri karena terpesona pada komentar manis saya di blog seseorang. :))

    Cara lain untuk bergaul dengan sesama blogger adalah menjawab setiap komentar yang ditinggalkan di blog Anda. Terlebih jika komentar tersbeut berupa bantahan atau pertanyaan kritis. Tak lupa ucapkan terima kasih karena telah berkunjung dan berkomentar, lalu tanggapi komentarnya. Ini hal sepele, tapi sangat berpengaruh besar pada karir Anda sebagai blogger.

  5. Tidak membaca EkoNurhuda.com. Narsis? Biarin! Hehehe...

Nah, hindari 5 kesalahan ini kalau Anda ingin blog Anda dibaca ribuan pengunjung. Amin.

Baca Lanjutannya di sini...