Tampilkan posting dengan label Intermezzo. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Intermezzo. Tampilkan semua posting

02 Juli 2008

13

Ada John Chow di EkoNurhuda.com

Bagaimana rasanya kalau blog Anda kedatangan blogger top? Wuih, tentu saja bukan main bangganya. Terutama bagi blogger newbie seperti saya ini. Kedatangan blogger top adalah sebuah berkah tak ternilai. (Hehe, berlebihan banget gak sih?) Soalnya boro-boro membuat blogger top mau datang berkunjung, menarik minat sesama blogger newbie saja susahnya minta ampun.

Nah, satu kejutan saya terima beberapa hari lalu. John Chow, seorang blogger top dunia (ya, dunia!), entah mengapa koq mau memasang iklan di EkoNurhuda.com. Memang iklannya cuma via EntreCard, tapi tetap saja aneh plus mengejutkan bagi saya. Lha wong saya dengan John Chow itu tidak ada apa-apanya koq. Saya itu masih newbie, bahkan boleh dibilang mbahnya newbie. Sedangkan John Chow itu bloggger top markotop yang sudah sangat terkenal di seluruh jagat blogosphere. Seharusnya justru saya yang memasang iklan di blognya, bukannya dia yang pasang iklan ke saya.


Ya sudahlah, itu berarti rejeki saya. Lumayan juga dapat tambahan kredit EC. Apalagi John Chow tidak hanya memasang iklan di EkoNurhuda.com saja, tapi juga 2 blog lain yang saya daftarkan ke EC. Widget John Chow di EkoNurhuda.com sebenarnya sudah terpajang beberapa hari lalu, tapi saya melakukan kesalahan waktu menyimpan screenshot-nya sehingga gagal diabadikan. Untungnya widget yang lain waktu penayangannya selisih beberapa hari sehingga saya bisa menyimpannya sebagai kenang-kenangan. Hehehe…

Yuk, kita lihat seperti apa sih John Chow itu.



Ini gambar waktu widgetnya terlihat di dashboard EC saya.



Yang ini waktu tayang di blog berbahasa Inggris saya.

Ngomong-ngomong, bagaimana sih ceritanya koq sampai John Chow mau memasang iklan di blog-blog saya? Karena harganya masih murah? Saya yakin bukan karena itu. Sebab sekalipun harga iklan EC saya lebih mahal 100 kali lipat sekalipun tetap saja John Chow mampu membayarnya. Jadi apa dong?

Ceritanya sederhana koq. Sejak pertama kali tahu blognya John Chow akhir 2007 lalu, saya rajin berkunjung dan meninggalkan komentar. Terutama di posting yang komentarnya masih sedikit. Saking rajinnya saya bahkan sempat jadi komentator pertama di salah satu posting blogger etnis China yang tinggal di Kanada ini. Saya juga beberapa kali mengirim email meskipun tidak semuanya dibalas. Selain itu saya selalu menyapanya lewat Google Chat bila melihat tombol di sebelah namanya berwarna hijau. Hanya itu.

Oya, saya juga punya satu rencana berkaitan dengan John Chow. Beruntung bagi saya, blogger yang kerap diundang dalam berbagai event internasional ini menyetujui rencana tersebut. Apa rencananya? Masih rahasia. Tapi tidak lama lagi rahasia tersebut akan saya beritahu koq. Mudah-mudahan setelah selesai ujian semester seminggu ini rencana tersebut dapat segera saya selesaikan sehingga dapat segera saya umumkan di sini. Amin.

Sudah, ah. Saya mau buat tugas buat ujian dulu. Doakan saya supaya dapat nilai bagus ya. Trims.

Baca Lanjutannya di sini...

24 Juni 2008

13

Kontes a la JackBook.com

Mau mendapat uang tunai $100 plus Entrecard credit sebanyak 20.000? Gampang, ikuti saja kontes yang diadakan oleh Jacky Supit pemilik JackBook.com. Dalam kontes yang akan ditutup pada tanggal 10 Juli 2008 ini, JackBook.com menyediakan total hadiah seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Kecil? Besar-kecilnya sangat subjektif, tergantung siapa yang bilang. Kalau bagi saya yang masih newbie berpenghasilan tidak pasti, tentu saja hadiah segitu sudah terhitung besar. Apalagi ada tambahan EC credit plus kesempatan beriklan gratis di JackBook.com segala.

Berbeda dengan kontes-kontes yang diadakan blogger lain, kontes yang ada di JackBook.com ini terbilang unik. Memang tidak lepas dari mainstream kontes lain yang menyaratkan penulisan posting dengan sejumlah link. Namun dari segi penilaian yang berdasarkan pada total poin yang dikumpulkan peserta, kontes ini tampil beda. Bagi saya, sistem penilaian seperti ini lebih fair karena lebih transparan dan yang jelas tidak bakal bias alias subjektif. Artinya, kontestan yang kalah akan lebih mudah menerima kekalahannya karena faktornya jelas diketahui bersama.

Terus cara mengumpulkan poinnya bagaimana? Gampang. Poin Anda ditentukan oleh peringkat (pagerank) blog Anda. JackBook.com memberikan masing-masing 2 poin dikali pagerank blog untuk memasang link JackBook.com dan RomeUy.com di blogroll Anda, dan 5 poin dikali pagerank blog untuk menulis sebuah posting yang memuat paling tidak 3 link, yaitu masing-masing ke JackBook.com, RomeUy.com dan halaman pengumuman kontes ini. So, sebelum mengikuti kontespun Anda sudah bisa mengetahui berapa banyak poin yang dapat Anda kumpulkan dan seberapa besar peluang Anda untuk menang.


Contohnya EkoNurhuda.com. Karena PR-nya 4, maka apabila melakukan semua ketentuan yang disyaratkan blog ini akan memperoleh maksimal 36. Rinciannya, 8 poin dari memasang link JackBook.com di blogroll, lalu 8 poin lagi dari memasang link RomeUy.com, dan 20 poin dari menulis posting yang memuat link yang telah ditentukan. Dengan poin segitu, peluang saya boleh terbilang kecil. Apalagi kalau ada blog lain yang ber-pagerank lebih tinggi juga turut serta. Misalnya si Bocah yang PR-nya 5 (poin maksimal 45), atau Om Agus Ramadhani yang PR-nya 6 (poin maksimal 54). Tapi menang-kalah bukanlah hal utama. Ikut saja dulu. Menang-kalah itu urusan belakang karena kita bakal memperoleh banyak pengalaman berharga yang jauh lebih mahal dari nilai hadiahnya.

Eh, iya, berikut adalah rincian hadiah yang disediakan JackBook.com:
JUARA I: Mendapatkan $50 + 10.000 Entrecard credit.
JUARA II: Mendapatkan iklan gratis di JackBook.com senilai $50/bulan plus 5.000 Entrecard credit.
JUARA III: Mendapatkan 5.000 Entrecards credit.

Tertarik ikutan? Silakan klik di sini untuk mengetahui informasi lebih lengkap dari si penyelenggara. Good luck!

Baca Lanjutannya di sini...

10 Juni 2008

10

Tour de Jogja dan Putri Ratu Boko

Bulan Juni sudah seminggu lebih, namun EkoNurhuda.com tak kunjung di-update juga. Bagi yang biasa berkunjung ke blog ini pasti tahu kalau saya biasanya membuat posting baru setiap dua hari sekali. Paling lama ya 3-4 hari. Tapi sekarang koq sampai seminggu lebih belum juga di-update, ada apa gerangan? Adakah yang bertanya demikian? Hehehe, ke-GR-an banget gak sih?

Well, ceritanya begini. Saudara sepupu saya, anaknya kakak Ibu, datang ke Jogja dan menginap tempat saya. Sebenarnya dia tidak khusus datang untuk mengunjungi saya. Si sepupu ini mengikuti satu terapi khusus di daerah Bantul selama 10 hari. Setelah terapinya selesai, ia tidak ingin langsung pulang ke Baturaja, Sumatera Selatan. Pikirnya, mumpung masih di Jogja kenapa tidak sekalian jalan-jalan dulu? Jadilah ia menginap tempat saya dan otomatis saya mesti mengantarkannya ke mana-mana.

Namanya mantan guide, urusan jalan-jalan begini tentu tidak asing bagi saya. Hanya bedanya kalau dulu saya hanya tahu duduk di jok dan menyerahkan urusan perjalanan ke tempat wisata pada sopir, maka dengan sepupu saya menjadi guide merangkap sopir. Dengan motor berplat BH tanpa SIM kamipun menjelajahi tempat-tempat menarik di Jogja. Hmmm, sempat bingung juga nih tempat mana saja yang harus dikunjungi. Tapi di Jogja apa saja sih yang menarik dikunjungi? Kraton, Taman Sari, Masjid Gede Kauman, Malioboro, Alun-alun, Candi Prambanan dan candi-candi lainnya, Kraton Ratu Boko, Pantai Parangtritis, Kaliurang, Kali Kuning, Kaliadem dan sekitarnya. Cuma itu kan?

Selain Kraton Ratu Boko tempat-tempat wisata tersebut sudah sangat sering saya kunjungi, jadi ya tidak ada sesuatu yang istimewa bagi saya. Entah kebetulan atau tidak, saat berkunjung ke Kraton Ratu Boko itulah kami mendapatkan pengalaman istimewa. Eit, sebenarnya bukan istimewa, tapi menggelikan. Ya, di tempat yang disebut-sebut sebagai bekas istana bapaknya Roro Jonggrang ini kami berkenalan dengan seorang cewek. Anaknya lucu dan agak manja. Dia sendirian, tapi saat ditanya sama siapa dia bilang sama teman. Ketika kami bertanya “temannya mana?”, dia jawab “sudah pulang.” Penasaran, kami bertanya lagi. “Temannya cowok apa cewek sih?” Eh, dia jawab “cowok”. Lho? Kamipun mengernyitkan dahi. Jangan-jangan….

Kami segera menjadi akrab. Malahan dengan sukarela cewek manis yang mengaku bernama Putri itu mengantar kami berkeliling kompleks istana sampai ke bagian-bagian yang jarang dikunjungi pendatang. Karena kelelahan akhirnya kami nongkrong di pojok istana yang disebut-sebut sebagai bekas keputren. Lalu obrolanpun mengalir. Setelah dipancing-pancing akhirnya Putri cerita kalau cowoknya—dia bilang mantan cowok—entah kenapa tiba-tiba marah dan meninggalkannya. Eh, pas kami obrolin itu cowok menelpon Putri. Panjang umur sekali dia. Putri mencak-mencak di HP dan dengan tegas bilang “wis kowe bali wae, aku iso bali dewe. Aku ora butuh kowe meneh!” Eit..?

Puas ngobrol Putri mengajak kami ke sebuah tempat mirip gua kecil. Di sana ia memarkir motornya. Entah kenapa koq kami tidak segera pulang, malah kembali ngobrol dengan asyik. Belum terlalu lama duduk, cowok si Putri telpon lagi. Putri kembali bilang kalau dia tidak apa-apa ditinggal dan bisa pulang sendiri. Eh, hanya beberapa menit setelah menelpon itu cowok nongol di depan kami. Nah lho! Wajah cowok itu memerah dengan mata yang nyata memperlihatkan kemarahan. Saya dan sepupu jadi serba salah. Sedangkan Putri memasang tampang cemberut. Duh, gimana nih?

Tak ingin mengganggu, saya mengajak sepupu saya menjauh. Maksudnya supaya Putri dan (mantan) cowoknya itu menyelesaikan urusannya dulu. Sewaktu lihat mereka sudah pegang-pegangan tangan barulah kami mendekat. Tak lupa senyum super manis dipasang untuk si cowok yang wajahnya sudah tak setegang tadi. Kamipun berkenalan dan tanpa banyak babibu langsung pamit pulang. Sekilas tampak raut muka kecewa di wajah Putri saat kami pamit. Tapi mau bagaimana lagi? Kami tidak ingin timbul salah paham antara si cowok dan kami. Apalagi Putri sempat keceplosan bilang kalau cowoknya malah cemburu dengan kami. Wuih, koq bisa sih? Untungnya pas nongkrong di bekas keputren sepupu saya sempat meminta nomor HP Putri. Cerita selanjutnya? Silakan tebak sendiri.

Oya, waktu naik ke Kaliadem melihat sisa-sisa muntahan Merapi sewaktu meletus terakhir kali, saya iseng-iseng mampir ke rumah Mas Ngabehi Surakso Hargo alias Mbah Maridjan. Untungnya si Mbah ‘Rosa’ ini ada di rumah dan sedang sendirian. Jadilah kami ngobrol dengan pertanyaan yang saya ajukan sekenanya. Mulai dari surat perintah dari Kraton sampai nama Surakso Hargo yang ternyata berarti “dekat gunung”. Waktu menyinggung soal iklannya yang ‘rosa’, Mbah Maridjan menyampaikan satu kenyataan mengejutkan mengenai keikutsertaannya dalam iklan-iklan produk suplemen tersebut. Maaf, saya tidak berani cerita banyak. Tapi intinya Mbah Maridjan mengungkapkan bahwa beliau sebenarnya sama sekali tidak pernah berniat menjadi bintang iklan.

Waduh, koq sudah panjang sekali ceritanya. Tar malah pada bosan lagi. Ya, sudahlah. Saya akhiri saja posting pertama di bulan Juni ini sampai di sini.

Baca Lanjutannya di sini...

27 Mei 2008

7

Menyiasati Kenaikan BBM


Orang miskin melihat seberapa besar penghasilannya lalu membatasi pengeluaran. Sedangkan orang kaya melihat seberapa besar pengeluarannya lalu meningkatkan penghasilan.” -- Robert T. Kiyosaki

Tingkatkan penghasilan! Itulah satu-satunya yang harus dilakukan menyikapi kenaikan harga BBM sejak 24 Mei lalu. Belajar dari kenaikan harga BBM sebelumnya, baik pada masa pemerintah Ibu Megawati maupun Bapak SBY, harga barang-barang lain pasti ikut terkatrol naik. Itu artinya pengeluaran bakal semakin besar. Kebutuhannya tetap, tapi uang yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan itu jadi lebih banyak.

Tidak ada gunanya meratapi nasib, juga tidak perlu menyesali sikap pemerintah yang tidak pro rakyat kecil. Yang harus dilakukan sekarang adalah berusaha mengalahkan keadaan sulit ini. Be creative! Kita punya akal punya pikiran, pasti bisa dong mengatasi persoalan ini. Seperti sudah saya katakan di posting sebelumnya, syaratnya hanya satu: buang jauh-jauh mental miskin!!!

Sehubungan dengan itu, saya sudah menyiapkan sejumlah rencana untuk menambah sumber penghasilan. Jujur saja selama ini pemasukan dari SponsoredReviews dan Blogvertise--keduanya adalah program andalan saya dalam menjaring dolar, tidak seperti yang diharapkan. Ditambah lagi harga BBM naik, maka jelas saya harus melakukan sesuatu agar dapat tetap menikmati hidup yang indah ini. Ya, saya tidak mau hanya sekedar bertahan hidup. Saya ingin menikmati hidup!

Apa saja rencananya? Ada beberapa, dan yang dapat saya beberkan di sini hanya dua saja (sisanya rahasia perusahaan ). Yang pertama adalah membangun situs baru yang khusus membagikan ebook gratis. Sumber pemasukannya antara lain dari Google AdSense, Ziddu, AdBrite dan beberapa program afiliasi lain. Agar peluang penghasilannya lebih besar, saya akan menggunakan bahasa Inggris sehingga dapat menjangkau pasar yang jauh lebih luas lagi. Untuk stok ebook-nya, selain rajin searching di Google saya sudah mencatat beberapa situs yang rutin memberikan ebook gratis. Jadi, yang saya lakukan hanyalah meredistribusikan ebook orang. 

Nah, rencana kedua ini yang lebih menantang. Saya sedang mencoba-coba menulis ebook sendiri untuk dijual. Topiknya beragam, yang jelas masih berhubungan dengan dunia blogging dan online earning. Bisa jadi panduan program tertentu, bisa juga tips blogging tertentu, atau bisa juga yang lainnya. Di mana saya akan menjual ebook-ebook tersebut? Tidak jauh-jauh. Saya akan memajangnya di blog ini, tepatnya di kategori “Products”. Masalah sistem pembayaran dan lain-lain sudah saya atur. Mudah-mudahan semuanya berjalan sesuai rencana. Oya, harga yang saya patok tidak mahal koq. Setiap ebook rata-rata hanya dihargai sebesar $1.99 atau setara dengan Rp 17.711 dengan kurs Rp 8.900. Murah kan? Murah sekali!

Itulah salah dua di antara sekian rencana saya menambah sumber pemasukan. Ya, daripada berdemo berhari-hari dan ujung-ujungnya rusuh, atau sibuk mencaci-maki pemerintah, saya rasa lebih baik berpikir kreatif menyiasati meningkatnya biaya hidup sebagai imbas dari naiknya harga BBM. Setuju???

Baca Lanjutannya di sini...

25 Mei 2008

14

BBM Naik, Bagaimana Menyikapinya?

Terhitung sejak tanggal 24 Mei 2008 pukul 00:00, pemerintah resmi menaikkan harga BBM. Angka kenaikkannya rata-rata sebesar 25%. Dengan demikian, premium yang sebelumnya dibanderol Rp 4.500/liter naik menjadi Rp 6.000. Minyak tanah yang semula dihargai Rp 2.500/liter naik menjadi sekitar Rp 3.000.

Bisa dipastikan, kenaikan ini akan menimbulkan efek domino luar biasa bagi perekonomian Indonesia. Berhubung BBM merupakan faktor vital bagi kegiatan ekonomi, maka ada banyak hal yang terpengaruh pada kenaikan ini. Ya, yang naik memang hanya BBM. Tapi mulai dari sayur-mayur, telur, ikan sampai komponen komputer membutuhkan BBM sebagai bahan bakar utama dalam proses distribusi. So, jangan heran kalau kemudian harga-harga kebutuhan lainnya juga akan ikut naik.


BBM sudah jelas naik, dan pemerintah tidak lagi membuka kesempatan untuk mendiskusikan alternatif lain yang lebih pro rakyat kecil (setidaknya sampai saat mereka memutuskan untuk menaikkan harga BBM). Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita menyikapinya?

Satu hal yang pasti, dengan kenaikan ini secara otomatis kebutuhan kita akan jadi lebih besar seiring dengan meningkatnya harga barang. Perhitungan kasarnya, jika sebelumnya gaji Rp 500 ribu cukup untuk hidup sebulan, maka mulai sekarang malah terasa sangat kurang. Kalau Wapres Jusuf Kalla bilang bahwa kenaikan harga BBM tidak akan menambah jumlah orang miskin, bisa jadi beliau benar. Tapi yang jelas kehidupan rakyat Indonesia tidak akan pernah sama lagi seperti sebelumnya. Yang tadinya bisa hidup mewah dengan gaji Rp 2 juta sebulan, maka sekarang harus rela turun derajat menjadi kalangan menengah ke bawah. Bagaimana dengan rakyat yang hanya berpenghasilan Rp 200 ribu sebulan? Tanyakan saja pada Pak Kalla!

Nah, daripada ribut mempersoalkan kenaikan harga BBM, ada baiknya kita merenungi perkataan Robert T. Kiyosaki berikut: “Orang miskin melihat seberapa besar penghasilannya lalu membatasi pengeluaran. Sedangkan orang kaya melihat seberapa besar pengeluarannya lalu meningkatkan penghasilan.”

Sehubungan dengan kenaikan harga BBM, sudah jelas bahwa pengeluaran kita akan jauh lebih besar dari sebelumnya. Kalau sudah tahu begitu, apa yang harus dilakukan? Berdemo berhari-hari menuntut pembatalan kenaikan BBM? Atau memohon pada aparat desa agar dimasukkan sebagai orang miskin agar memperoleh BLT? Amit-amit! Alih-alih melakukan resistensi yang boleh dibilang percuma, kenapa tidak berupaya memperbesar penghasilan agar tetap dapat mempertahankan gaya hidup kita?

Jangan salah paham dulu. Saya prihatin harga BBM dinaikkan, tapi marilah kita berpikir positif. Jadikan kenaikan harga BBM ini sebagai momentum untuk mencapai penghasilan jauh lebih besar. Jadikan kenaikan harga BBM ini sebagai motivasi untuk meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik lagi. Intinya, jadikan kenaikan harga BBM ini sebagai inspirasi untuk menjadi lebih baik. Jangan mau dikendalikan keadaan, tapi kitalah yang seharusnya mengendalikan keadaan. Jangan menyerah pada kenyataan, tapi kalahkanlah. Kita pasti bisa! Syaratnya hanya satu: buang jauh-jauh mental miskin!!!

Baca Lanjutannya di sini...

01 Mei 2008

20

From Zero to Four, That's My PageRank!

Tadi, hanya beberapa saat sebelum adzan Asyar, ketika saya lagi bingung mau menuliskan lanjutan jalan cerita sebuah eBook yang sedang saya susun, masuk SMS dari Bang Zalukhu. Isinya pendek saja, "Selamat ya dpt pr 4." Sayapun terperangah, setengah tak percaya setengah gembira. Langsung saja saya balas menanyakan keabsahan berita tersebut. Tidak menunggu lama Bang Zalukhu membalas lagi, menegaskan kalau EkoNurhuda.com memang memperoleh PR 4. What a surprise!

Bukannya tak percaya kabar yang saya terima, tapi untuk memastikan saya segera ke warnet untuk check dan recheck. Kalau perlu ya nanti bakal ada proses cross check segala. Hehehe, ilmu jurnalistiknya keluar semua deh. :D Yang pertama-tama dituju tentu saja blog ini. Begitu halaman EkoNurhuda.com terbuka mata saya langsung menuju ke bagian sidebar sebelah bawah di mana ada banner kecil penanda PR dari Atoomic. Dan jantung saya langsung berdegup lebih kencang ketika angka yang tertera di banner tersebut adalah angka 4. Alhamdulillah.


Eit, tapi satu sumber masih belum cukup. Maka saya lari ke PRChecker.net dan mengecek PR EkoNurhuda.com di sana. Lho, koq masih 0? Siapa nih yang salah? Saya lantas menuju ke MyPageRank, dan mengecek lagi. Ah, ternyata situs satu ini memberi kabar gembira pada saya. PR 4 confirmed. Untuk lebih meyakinkan lagi saya membuka satu situs pengecek PR lagi, yakni PRChecker.info. Meski namanya mirip dengan PRChecker.net, namun PRChecker.info memberikan hasil berbeda. Yup, EkoNurhuda.com dinyatakan ber-PR 4. Ah, coba cek sekali lagi deh. Kali ini saya pakai PageRank.net dan ternyata hasilnya juga PR 4. Duh, leganya....

Ini benar-benar kejutan besar buat saya. Sama sekali tidak disangka kalau blog ini akan langsung melompat ke PR 4 dari sebelumnya PR 0. Seperti sudah diceritakan pada postingan sebelumnya, saya sama sekali tidak melakukan strategi SEO apa-apa pada blog ini. Bahkan meta tag-pun tidak saya beri. Semuanya serba natural dan tanpa optimasi sama sekali karena selama ini fokus saya memang bukan pada PR, melainkan traffic.

Oke, PR 4 sudah di tangan. Selanjutnya apa yang harus saya lakukan dengan PR 4 ini? Pertama-tama tentu saja mengubah deskripsi pada SponsoredReviews. Mudah-mudahan dengan ditambahkan kata-kata "PR 4 Blog" job paid review akan lebih banyak mengalir. Tentu saja dengan bayaran yang lebih tinggi lagi. :p Selain SponsoredReviews, beberapa program online earning lain yang saya ikuti juga mesti diberitahu. Harapannya status PR 4 ini akan memberikan keuntungan (baca: penghasilan) lebih besar lagi. Amin.

Kedua, saya akan coba menjajaki beberapa peluang online earning lain yang hanya menerima keanggotaan dari blog dengan PR tinggi. Salah satunya adalah TextLinkAds alias TLA yang kabarnya merupakan sarana ampuh untuk menambah pundi-pundi dolar dengan blog ber-PR minimal 4. Siapa tahu peruntungan saya baik di sini. Saya sudah banyak membaca tentang program yang satu ini. Sekarang syarat utama untuk mengikuti program tersebut sudah saya capai, saatnya mempraktekkan ilmu yang sudah didapat dan menambah pemasukan. Doakan saya ya.

Akhirnya, sekali lagi saya harus berterima kasih pada Bang Zalukhu, orang pertama yang memberi tahu kenaikan PR blog ini sekaligus juga menjadi orang pertama yang memberi ucapan selamat. Sebagai tanda terima kasih saya berikan 4 backlink untuk Abang dari Nias ini. Sekali lagi, terima kasih...

Baca Lanjutannya di sini...

28 April 2008

14

Darimana Pengunjung EkoNurhuda.com?

Pernahkah Anda iseng-iseng mencari tahu dari mana sih asalnya pengunjung blog Anda? Kalau pertanyaan itu ditujukan pada saya, maka jawabannya ada dua. Jawaban pertama, kalau dulu saya tidak pernah ambil pusing dengan asal pengunjung blog-blog saya. Yang penting saya menulis, menulis dan menulis posting. Jawaban kedua, akhir-akhir ini saya sering sekali mengintip asal-usul kedatangan pengunjung blog ini. Terutama sekali setelah saya memasang feed langsung dari Feedjit yang saya pasang di sidebar kanan.

Ya, awalnya saya sangat tidak peduli sama asal pengunjung. Bahkan saya tidak tahu apakah blog saya dikunjungi orang atau tidak. :P Kemudian saya tahu Sitemeter, dan lantas memakai jasa layanan perekam jejaknya yang ternyata sangat luar biasa. Dari Sitemeter saya jadi tahu jumlah pengunjung blog ini (dan juga blog saya yang lain) dan statistik lainnya, seperti lama berkunjung, jumlah halaman yang dibuka, serta tentu saja asal-usul pengunjung. Namun begitu Sitemeter belum mampu mengusik minat saya untuk melacak sumber kedatangan tamu-tamu blog ini. Sampai suatu ketika saya memakai jasa Feedjit. Nah, mulai sejak saat itulah saya mulai penasaran dengan asal-usul pengunjung blog-blog saya, terutama EkoNurhuda.com ini.


Feedjit adalah layanan perekam jejak yang akan mencantumkan asal kedatangan pengunjung sebuah situs/blog secara langsung. Karena letaknya yang mudah terlihat, saya jadi sering secara tidak sengaja melirik-lirik dari mana gerangan tamu saya berasal. Mula-mula kebanyakan pengunjung datang dari blog lain yang saya tahu betul kalau saya pernah meninggalkan komentar di sana. Artinya, pengunjung saya datang dengan mengklik link nama saya yang ada di komentar blog lain. Pada perkembangan selanjutnya, Feedjit menunjukkan bahwa pengunjung saya juga mulai banyak yang datang melalui search engine. Wow, ini tentu suatu berkah luar biasa.

Sekali-dua kali melihat daftar pengunjung yang datang melalui search engine (kebanyakan Google Indonesia), saya masih cuek. Pikir saya, paling juga kesasar. Eh, lama-kelamaan koq jumlahnya semakin banyak. Sayapun jadi penasaran apa yang mereka cari sampai kemudian terdampar di EkoNurhuda.com. Sejak saat itulah saya jadi sering melacak asal pengunjung melalui Sitemeter. Wuih, ternyata dari daftar 100 pengunjung terakhir lebih dari 50% berasal dari search engine. Bukan cuma Google Indonesia yang paling banyak, tapi juga Google.com dan Yahoo!Search. Tidak percaya? Coba lihat sendiri di sini.

Poin penting dari posting ini adalah, saya menemukan satu hal yang membuat blog ini keluar dalam berbagai pencarian di search engine. Apa itu? Peletakan keyword di judul posting. Terus terang saya buta tentang teknik SEO dan apakah ini memang dikenal dalam dunia SEO saya juga tidak tahu. Yang jelas beberapa advertiser di program-program paid review yang saya ikuti kerap meminta saya menuliskan keyword pilihan mereka di review yang akan ditulis. Apakah peletakan keyword di judul posting berpengaruh besar terhadap posisi sebuah blog di search engine? Silakan berbagi pengalaman dan pengetahuan di kolom komentar.

Baca Lanjutannya di sini...

20 April 2008

7

Blog Bola Menyambut Euro 2008

Euro 2008 tidak sampai 2 bulan lagi. Sebagai salah satu penggemar sepakbola, saya tentu saja menyambut gembira event 4 tahunan yang sering disebut sebagai "Piala Dunia Mini" ini. Seru, itu sudah pasti karena Eropa penuh dengan tim-tim hebat penuh bintang. Tambahan lagi, boleh dibilang Benua Biru adalah kiblatnya industri sepakbola dunia. So, selain nikmat menonton pertandingan-pertandingan mencekam nan mendebarkan, kita juga bakal disuguhi turnamen berkelas yang pastinya membuat penonton betah begadang berhari-hari.

Tapi cuma nonton tanpa ngobrolin sepakbola koq kayanya kurang afdol ya? Ngobrolin sepakbola dengan teman sekolah, teman kampus atau teman kos juga sudah biasa. Sayapun berusaha mencari yang menurut saya masih belum biasa. Akhirnya timbullah pikiran untuk membuat sebuah blog bola sebagai tempat menyampaikan pikiran, komentar, pendapat dan analisis ngawur saya. Memang blog saya bukanlah blog bola pertama di Indonesia, tapi saya berjanji untuk memberikan blog bola yang lain dari yang lain. Berhubung bahasa Inggris masih cetek, blognya cukup berbahasa Indonesia saja.


Hanya bermodal Rp 85.000,- untuk beli nama domain berlabel dot com, saya mulai menggarap blog tersebut. Saya kasih judul "Bolanisti.com, Tempatnya Penggila Bola Sejati". Seperti halnya blog ini, saya juga hanya menggunakan custom domain. Jadi, hostingnya tetap gratisan di Blogger meskipun namanya sudah .com. Maklumlah, saya kan newbie yang penghasilannya masih kecil, jadi harus berprinsip dan bertindak seekonomis mungkin. Hehehe... Keinginan untuk meningkat ke taraf yang lebih tinggi jelas ada. Minta doanya ya semoga taraf yang lebih tinggi itu bisa lebih cepat dicapai.

Oya, mungkin ada yang bertanya kenapa koq namanya Bolanisti? Ini juga nama asal aja yang saya dapet pas lagi (maaf) buang hajat di pagi hari. Ceritanya waktu mau beli nama domain seluruh nama-nama domain pilihan saya sudah tidak tersedia lagi. Padahal blog atau situsnya tidak ada. Contohnya SoccerLand.com, SoccerIsland.com, SoccerBlog.com, PlanetBola.com, GilaBola.com, dan BolaMania.com. Pikir punya pikir, namanya tentu harus aneh karena kemungkinan sudah dibeli orang lain akan lebih kecil. Akhirnya, karena terinspirasi Serie A, lahirlah nama Bolanisti. 'Bola' adalah kependekan dari 'sepakbola' dan 'nisti' bisa berarti 'penggemar' atau 'supporter'. So, 'Bolanisti' boleh diartikan sebagai 'penggemar sepakbola' ataupun 'supporter sepakbola'.

Penasaran seperti apa blognya? Ayo, kita kunjungi bareng-bareng di sini!

UPDATE: Bolanisti sudah diparkir, sebagai gantinya silakan kunjungi http://bola.ekonurhuda.com. Thanks

Baca Lanjutannya di sini...

12 April 2008

5

Rahasia Uang di Dalam Peti

Suatu hari di pekan kemarin saya menerima sebuah email yang sangat menarik perhatian. Pengirimnya tertulis bernama Mr. Ibrahim Milha, dan titelnya sungguh menantang: "Reply this only if you are trustworthy". Wow, karena tertarik, saya buka email tersebut. Hmm, setelah membaca isinya saya merasa semakin tertarik dan semakin penasaran saja dibuatnya. Bagaimana tidak? Dalam email tersebut si Mister yang mengaku asal Bahrain itu mengatakan bahwa dirinya adalah seorang kaya raya yang akan segera mati karena satu penyakit ganas.

Nah, ceritanya Mr. Ibrahim Milha ini tak punya keturunan karena terlalu sibuk mengurusi bisnisnya. Ia punya keluarga, namun sama sekali tidak mempercayai mereka. Penyebabnya adalah keluarganya telah mengambil tabungan yang ia niatkan untuk disumbangkan ke yayasan sosial di beberapa negara. Dengan demikian si Mister ini tidak punya apa-apa lagi. Satu-satunya harta yang ia punya hanyalah uang sebanyak TWELVE Million dollars ($12,000,000,00) yang ia simpan dalam dua peti di sebuah perusahaan finansial di luar negeri. Tidak seorangpun tahu bahwa isi peti itu adalah uang senilai 12 juta dolar, termasuk perusahaan di mana ia menitipkan peti tersebut. Mr. Ibrahim bermaksud mengambil uang di peti itu, namun ia tidak dapat melakukannya sendiri karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. Maka ia mencari orang untuk menolongnya mengambil peti uang tersebut. Sebagai imbalan, si pengambil akan memperoleh 20% dari nilai 20 juta dolar alias 2,4 juta dolar. Wow!!!


Semakin diliputi rasa penasaran, sayapun membalas email tersebut dan menyatakan bersedia membantu Mr. Ibrahim Milha. Saya sertakan nomor HP saya dalam email itu. Si Mister membalas dan meminta saya berjanji untuk tidak menceritakan tentang hal ini pada siapapun, bahwa saya seorang yang taat beragama dan lain-lain yang intinya untuk menunjukkan bahwa saya adalah orang yang dapat dipercaya. Oke, sayapun bilang padanya bahwa saya dapat dipercaya. Saya lalu dikirimi foto si Mister yang sedang sakit dan juga hasil scan sertifikat deposito yang ia lakukan. Ternyata si Mister mendepositokan uangnya di Valencia, Spanyol, di sebuah perusahaan bernama Sabadell. Saya diminta datang ke Valencia untuk mengambil peti uang tersebut atau kalau tidak saya harus menghubungi perusahaan tersebut dan mengatakan bahwa saya dikirim Mr. Ibrahim Milha untuk mengambil peti berisi uang tersebut.

Di sini kecurigaan mulai timbul di benak saya. Pertama, masa iya saya bisa mengambil barang yang disimpan oleh orang lain tanpa membawa sesuatupun? Kedua, bila melihat gambar sertifikat deposit yang dikirimkan ke saya akan nampak beberapa keanehan. Yang jelas nyata sekali bahwa gambar sertifikat tersebut telah direkayasa. Terlihat jelas bagian nama perusahaan, nama klien dan keterangan lain seperti di-crop. Hmmm, ini pasti hanya SCAM alias penipuan. Saya putuskan menuntaskan cerita ini dan mengirim email pada Mr. Ibrahim Milha yang menyatakan bahwa saya tidak dapat mempercayainya atas dasar dua hal di atas.

Hebat! Email saya kirim hari Kamis (10/4) sekitar pukul 10.30 siang dan saya menerima telpon dari 2 nomor asing sekitar pukul 11.30. Waktu telpon masuk kebetulan saya tidak membawa HP karena saya simpan di dalam lemari. Sampai pukul 7 malam lebih saya baru tahu ada miss call 8 kali dan sebuah SMS dari nomor yang berusaha menghubungi itu. Pesannya pendek, "Please call me as soon as possible. Mr. Boston". Siapa dia? Karena tidak ada pulsa saya hanya mengirim SMS ke nomor tersebut. Eh, Mr. Boston itu lalu menghubungi saya dan mengaku sebagai kurir dari Valencia untuk mengantarkan dua buah peti yang dikirimkan Mr. Ibrahim Milha ke saya. Saat itu Mr. Boston mengaku sudah berada di Jakarta. Wow, ini serius tampaknya?

Saya jelas kaget. Dari nada suara dan logatnya, Mr. Boston ini asli bule. Tapi dia lupa kalau Spanyol itu punya bahasa sendiri dan saya sangat fanatik sama klub Valencia yang sekarang dilatih Ronald Koeman. Masa iya orang Spanyol ngomong Inggris? Dengan logat Amerika lagi. Lagipula Valencia-Jakarta tak akan mampu ditempuh dalam waktu hanya sejam. Namun begitu rasa penasaran yang kian membesar menggoda saya agar menanggapi si Mister. Lebih dari 10 menit saya bertanya-jawab dengan Mr. Boston. Intinya saya diminta datang ke Jakarta untuk mengambil dua peti kiriman Mr. Ibrahim Milha dan membayar sejumlah tax. Nah lho, di sini dia sudah membuka kedoknya sendiri. Saya lalu memutuskan pembicaraan dengan alasan ingin mengecek email sekalian cross check dulu ke Mr. Ibrahim dan setelah itu akan menelpon balik.

Ya, saya memang ke warnet untuk membuka email. Tapi yang saya lakukan adalah mengkopi seluruh email dari Mr. Ibrahim Milha, termasuk foto dan gambar scan sertifikat deposit yang ia sertakan, lalu menyimpannya ke dalam flash disk. Iseng-iseng, saya lalu melacak nama Sabadell di Google. Ternyata Sabadell adalah sebuah kota kecil di Valencia. Selain Bank Sabadell ada juga Sabadell FC yang tak lain adalah klub sepakbola, tetapi nama perusahaan yang disebutkan Mr. Ibrahim Milha sama sekali tidak terlacak. Saya jadi penasaran. Ujung-ujungnya nama Ibrahim Milha yang saya masukkan ke kotak pencarian. Eh, ternyata hasilnya banyak sekali. Dan kesemuanya sepakat bahwa si Mister adalah penipu ulung dengan cara mengirimkan email SCAM. Coba lihat di sini, sini, sini, sini, atau sini. Mau lebih banyak? Lihat sendiri di sini.

Pertanyaan yang belum terungkap bagi saya sampai sekarang adalah, siapa gerangan Mr. Boston? Yang jelas ia tinggal di Jakarta karena nomor Simpati-nya berkode Jakarta. Ini berarti jaringan SCAM ini sangat luas hingga lintas negara, dan Indonesia adalah salah satu targetnya. So, waspadalah! Agar Anda tidak tertipu email SCAM seperti ini, situs ScamWarning.org mungkin akan sangat bermanfaat bagi Anda.

NB: Jum'at (11/4) Mr. Boston kembali menelpon saya, tapi saya kerjain. Telpon saya angkat, tapi saya dekatkan ke sound TV yang sedang menyiarkan talkshow. :D Setelah itu dia telpon lagi sekitar dua kali dan tidak saya angkat-angkat. Ujung-ujungnya dia kirim SMS dan bilang kalau saya tidak segera menemuinya ia akan balik lagi ke Spanyol hari Minggu (13/4). Dalam hati saya bilang, "go to hell aja sekalian, Mister." Jahat banget ya? :P

Baca Lanjutannya di sini...

04 April 2008

3

Ganti Baju (Lagi) - Repost

Tulisan ini sebenarnya sudah saya posting tadi siang jam 12-an. Tapi berhubung ada perubahan ya saya posting lagi deh biar aktualitasnya terjaga. Untuk itu, posting berjudul 'AdSense ala Indonesia' terpaksa saya tarik lagi biar gak ribet yg baca. Tenang, besok juga sudah kembali bisa dilihat koq postingan tersebut. :D Dasar...

Ah, namanya juga manusia, pasti selalu saja merasa kurang dan kurang. Selalu saja merasa tidak puas dengan apa yang sudah dimilikinya. Dan untuk menuntaskan ketidakpuasan itu si manusia tadi lalu bergerak, mencoba membuat satu perubahan. Hasilnya kadang berhasil, tapi tak jarang juga malah dapat yang lebih buruk dari sebelumnya.

Inilah gambaran diri saya dengan blog ini. Hari ini saya membuka bulan baru dengan template baru. Terhitung sejak pertama kali "mengudara" EkoNurhuda.com sudah 4 kali ganti template. Hari ini saja sudah 2 kali ganti karena kurang sreg. Yang pertama diganti karena kembar identik dengan punyanya Kang Agus Herry. Karena beliau jauh lebih senior dan terkenal, maka saya yang ngalah. Daripada dibilang membeo sih. Nah, template kedua sebenarnya aman alias gak ada yang nyamain, tapi utak-atik yang saya lakukan justru membuat template aslinya berantakan. Padahal saya cuma mau mengganti header bawaan template asli dengan header narsis karya teman saya. Yah, nasib...


Semakin dipandang koq semakin tidak memuaskan saja template yang dominan biru kemarin itu. Akhirnya saya putuskan ganti template lagi. Kali ini nemu template-nya di EBlogTemplates.com. Cuma saya tidak mengopinya mentah-mentah. Pengalaman mengotak-atik template membuat saya sedikit-sedikit paham bagian mana yang harus diubah untuk mendapatkan warna, tampilan serta gambar-gambar sesuai keinginan saya. Akhirnya, VOILA!!! EkoNurhuda.com-pun berwajah baru. Sedikit banyak warna template lama masih saya sertakan. Karena yang asli dominan merah, maka saya rombak habis-habisan menjadi dominan biru muda.

Bagian yang paling saya suka dari itu adalah kolom iklan banner 125x125 px di sidebar kanan, serta tentu saja kolom untuk nampilin foto-foto dari Flickr di tengah header. Wow, berhubung saya tidak punya foto-foto bagus, dengan sangat 'terpaksa' saya pasang aja fotonya si cantik Maria Ozawa. Tahu kan siapa dia? Tapi saya mulai tidak puas dengan template tersebut sewaktu menambahkan fasilitas 'read more'. Masa iya jenis huruf paragraf sebelum dan sesudah 'read more' bisa beda sih? Sudah begitu bagian banner 125 x 125 px di bagian sidebar juga kacau karena cuma bisa dimuati 2 banner. Saya otak-atik sampe 5 jam lebih (sampe lupa Jum'atan segala), masih juga gak bener. Akhirnya saya ngalah, banner-nya cuma 2 saja gpp. Toh, ada wajah si cantik Maria Ozawa sedang tersenyum di tengah header.

Saya lantas pulang. Tapi sepanjang perjalanan terus teringat tampilan blog yang kurang memuaskan saya. Akhirnya, saya cuma pindah warnet dan otak-atik lagi deh. Nah, sekarang saya sudah puas! Meskipun lebih sederhana, tapi tampilan yang sekarang jauh lebih rapi dan bersih. Enak dipandang mata. Sudah begitu kolom sidebar bisa dipasangi lebih dari 3 banner ukuran 125 x 125 px. Ini yang asyik. Soalnya saya sedang melangkah menuju 'Direct Ads' alias mau mencari iklan langsung bagi blog ini selain ikut program-program online earning yang lain. Tapi ini masih rencana. Eksekusinya nanti menunggu trafik dan peringkat blog ini lebih baik lagi. Meski begitu kalau ada di antara pembaca yang mau memasang iklan sekarang juga gpp koq. :D

Oke, tak terasa sudah lebih dari 4 jam saya mengotak-atik template baru untuk episode kedua sore ini. Maklum, otodidak dan sama sekali gak punya background kaya ginian, jadi lama banget otak-atiknya. Mana warnetnya lemot banget lagi. Capek deh... :( Anyway, cukup segini dulu untuk hari ini. Besok akan saya sempurnakan lagi sambil ngerjain job nulis review. Terakhir, please tinggalkan komentar tentang tampilan baru blog saya ini. Oke?

Baca Lanjutannya di sini...

01 April 2008

11

Wow, $5000 Sebulan..!

Seperti kebiasaan saya di tiap awal bulan sejak akhir Januari lalu, maka saya juga akan membeberkan penghasilan yang saya peroleh selama bulan Maret. Anda tentu penasaran berapa penghasilan saya kali ini. Jika di bulan Januari saya memperoleh $165 lebih sedikit, lalu di bulan Februari turun menjadi hanya $75 lebih sedikit, bulan Maret ini bagaimana ya? Semakin meningkatkah? Atau justru menurun lagi?

Saya masih ingat kata-kata Mr. Anonim yang sudah berpenghasilan Rp 17.5 juta di posting "5 Kesalahan Utama Blogger". Jujur saja saya shock berat karenanya. Sempat ingin berhenti posting karena merasa jerih-payah saya tidak dihargai. Tapi semisal saya berhenti bukannya Mr. Anonim malah tambah senang? Bukankah itu yang dia inginkan? So, saya tidak akan berhenti sampai di sini saja, Mr. Anonim. Dan, lihatlah berapa penghasilan yang saya dapat bulan Maret lalu dari SponsoredReviews saja:



Kalau kurang percaya, ini screenshot Payment History yang saya kopi dari member area SponsoredReviews saya:


Anda ingin tahu bagaimana cara saya melakukannya? Gampang. Anda bahkan bisa berbuat serupa hanya dalam waktu 10 menit. Iya, cukup 10 menit bahkan kurang! Penasaran kan? Baiklah, begini triknya dan perhatikan baik-baik atau Anda akan rugi.
  • Buka email pemberitahuan pembayaran earning SponsoredReviews dari PayPal.
  • Kopi gambar tersebut. Gampangnya pake saja tombol 'Print Screen'.
  • Buka program Paint dan paste-kan screenshot email tadi.
  • Hapus tulisan asli yang menyatakan besarnya earning Anda. Ganti dengan nominal berapapun yang Anda inginkan.
  • Simpan gambar tersebut dan upload di blog Anda. Selanjutnya biarkan pengunjung blog Anda berdecak kagum melihat penghasilan ribuan dolar Anda.

Mudah kan? Hehehe, meskipun ngerjain itu tidak baik, tapi berhubung momennya pas saya jadi tergelitik untuk coba-coba ngerjain teman-teman sekalian. So, met April mop everybody...

Baca Lanjutannya di sini...

08 Maret 2008

3

Wikimu Gathering di Jogja

Pernah denger Wikimu.com? Ada yang pernah dan ada yang belum, pasti jawabannya begitu. Anyway, secara sekilas bisa dijelaskan kalo Wikimu adalah sebuah situs yang mengusung konsep citizen journalism. Apa itu citizen journalism? Kalo menurut Wikipedia sih begini definisinya:

Citizen journalism, also known as public or participatory journalism, is the act of citizens "playing an active role in the process of collecting, reporting, analyzing and disseminating news and information," according to the seminal report We Media: How Audiences are Shaping the Future of News and Information, by Shayne Bowman and Chris Willis. They say, "The intent of this participation is to provide independent, reliable, accurate, wide-ranging and relevant information that a democracy requires."

Jadi, secara mudahnya citizen journalism adalah suatu bentuk jurnalisme dimana publik atau masyarakat kebanyakan berperan/berpartisipasi aktif dalam proses pengumpulan, penulisan, analisa dan publikasi berita atau informasi.
Hal ini bertujuan untuk menyediakan informasi yang independen, terpercaya, akurat, dan relevan sesuai dengan tuntutan alam demokrasi. Ini terjemahan bebas, jadi kalau salah mohon dikoreksi ya.

Kembali ke soal Wikimu, situs ini adalah sebuah situs yang menampung segala macam tulisan sehubungan dengan konsep citizen journalism tadi. Siapa saja boleh menulis tentang apa saja. Tak ada batasan yang mengekang penulis sesuai dengan motto: Bisa-bisanya kita. So, bisa-bisanya kita mau menulis tentang apa saja. Bisa pengalaman ditaksir lawan jenis, tips menawar barang di Malioboro, cerita pendek, puisi, warung makan paling enak, tempat wisata paling asyik, atau berita hangat. Pokoknya suka-suka deh.

Selain saling sapa secara online, komunitas Wikimu juga sering mengadakan pertemuan offline alias kopi darat. Nah, kebetulan kemarin giliran member-member Wikimu di Jogja yang mendapat kesempatan untuk saling bertatap muka. Ya, siang kemarin selepas jum'atan acaranya dimulai. Saya tentu tidak mau ketinggalan. Begitu Mas Bayu, admin Wikimu, memberi info tentang gathering ini via SMS beberapa hari sebelumnya saya langsung membalas dan menyatakan turut serta. Wow, acaranya asli rame banget. Rugi deh bagi member yang gak datang.


Satu hari sebelum acara, Mas Bayu (jongkok paling depan dalam foto yang tidak jelas di atas) sempat meminta kesediaan saya untuk berbagi pengalaman dan tips seputar tulis-menulis di internet. Duh, bukannya seneng saya malah langsung kebelet pipis. Bagaimana tidak? Saya baru terjun aktif di dunia penulisan online 2 bulan ini. Jadi kalau disuruh berbagi pengalaman dan tips saya bingung apa yang mau disampaikan. Kedua, saya ini tipe orang pendiam sekali (serius lho). Berbicara di depan umum bukanlah keahlian saya dan saya seringkali susah mengontrol diri jika sedang berbicara di depan orang banyak. Akhirnya bicaranya jadi ngawur dan yang mendengarkanpun tidak paham. :))

Eh, untungnya koq para peserta terlibat dalam diskusi seru sekali sehingga saya tidak jadi berbicara. Malahan dalam diskusi super seru itu saya banyak diam. Maklum, yang hadir dedengkot dunia penulisan/jurnalistik semua. Editor inilah, editor itulah, atau paling kecil ya ngurus majalah kampus. Lha, saya ini siapa? Minder deh ceritanya. Alih-alih berbagi pengalaman dan tips, saya justru banyak menyerap ilmu dari member yang lain. Luar biasa! Saya harap Wikimu sering-sering mengadakan pertemuan di Jogja sehingga penulis pemula seperti saya ini punya ajang untuk menimba ilmu dari para senior yang jauuuuh lebih berpengalaman.

Anda belum pernah berkunjung ke Wikimu? Mulai sekarang Anda harus mengunjungi situs ini!

Baca Lanjutannya di sini...

25 Februari 2008

2

Custom Domain Sukses..!

Akhirnya, setelah menunggu-nunggu hampir 2 minggu proses custom domain blog ini beres juga. Hmm, padahal sudah hampir putus asa sekali lho. Mana sempet punya pikiran mau kasih review jelek ke jasa penyedia domain name tempat saya membeli alamat ekonurhuda.com ini. Untung saja ada Om Agus yang bersedia dengan ringan tangan dan sabar membantu langsung, bahkan sampai mengecek dan mengeset di control panel. Hatur nuhun pisan nya, Om. Mudah-mudahan menjadi amal sholeh. Amin.

Satu sisi saya gembira karena proses custom domain sudah beres, di sisi lain ada juga sedihnya. Kenapa? Karena dengan memakai nama domain baru saya tidak bisa terima job dari SponsoredReviews untuk blog ini. Solusi satu-satunya adalah dengan mendaftarkan alamat baru ini di sistem SponsoredReviews. Sialnya, meski versi gratisannya yang pake alamat URL BlogSpot pernah diterima dan sempet menghasilkan sejumlah uang, eh versi nama baru ini dihitung sebagai blog baru. Jadinya saya harus menunggu beberapa lama lagi deh sebelum bisa mendaftarkan blog ini ke SponsoredReviews dan mulai memburu job-job baru. Sabar euy. :D

Oke, itu saja woro-woro dari saya mengenai nama domain baru blog yang saya beri titel puanjaaang "Write and Earn Money, That's What I'm Doing Online" ini. Sekali lagi saya mau mengucapkan terima kasih banyak pada Om Agus yang telah membantu saya selama ini sampai akhirnya proses custom domain-nya sukses. Juga tak lupa kepada JagoanHosting tempat saya membeli ekonurhuda.com dengan harga yang sangat terjangkau bagi saya. Terakhir kepada para refferal SponsoredReviews saya serta para pembaca dan rekan-rekan sekalian yang selalu memberi support pada blog ini. Thanks a lot, everybody.

Baca Lanjutannya di sini...

26 Januari 2008

4

Paid Review di Blog Ini

Belajar sesuatu tanpa contoh tentu aja nanggung, iya kan? Termasuk juga belajar paid review, khususnya SponsoredReviews, bersama blog ini. Kalo cuma membaca-baca pengalaman saya tanpa tahu sama sekali contoh sebuah paid review kan rasanya kurang afdol. Padahal beberapa pengunjung menanyakan contoh review yang sudah saya buat, baik lewat tagbox atau email. Sebelumnya pada mereka saya minta kesediaannya untuk meluangkan waktu mengunjungi blog kembaran saya Eko-Sudjarwo dan blog travel andalan saya Jogja-Inside. Nah, mulai sekarang contoh paid review itu ada di sini. Anda yang penasaran bagaimana sih bentuk sebuah paid review dapat melihat salah satu contohnya di sini.

Awalnya saya tidak berniat membuat paid review di blog ini. Niat awal pembuatan blog ini murni untuk berbagi pengalaman saya dalam program paid review bersama SponsoredReviews. Apalagi ini blog berbahasa Indonesia, peluangnya sangat kecil untuk memenangkan sebuah bid opportunity. Andalan saya untuk menulis paid review adalah kedua blog yang telah disebutkan tadi. Tapi sejalan dengan kondisi yang dihadapi, pikiran tersebut berubah. Everybody's changing, begitu kata Keane dalam lagunya yang berjudul sama. So do I.

Oke, apa sebenarnya alasan untuk mengubah 'kebijakan' tersebut? Jujur, alasan pertama adalah earning yang tidak sesuai harapan. Payment date terdekat SponsoredReviews adalah tanggal 29 Januari besok dan saya baru menghasilkan kurang dari $50, sangat jauh dari target yang saya canangkan sebelumnya yakni $100. Berkali-kali ngebid ditolak, akhirnya saya coba mendaftarkan beberapa blog baru. Mula-mula Forbidden-Games yang saya rancang khusus untuk review situs-situs online gambling, tapi langsung di-reject. Hmmm, dipikir-pikir koq kayanya blog ini punya trafik dan link lumayan meskipun umurnya baru 2 mingguan. Udah deh, coba aja didaftarkan. Dan ternyata diterima. Ya sudah, sapu bersih deh semua opportunity yang ada dan langsung masuk beberapa job. Lumayan. :) Insya Allah target $100 periode ini dapat terwujud asal saya garap semua job yang masuk.

Saya bukan tipe orang egois. Meskipun punya alasan pribadi untuk menambah sumber pendapatan, tapi saya tetap mempertimbangkan kepentingan pembaca. Yah, alasan kedua kenapa saya memuat paid review di sini adalah juga sebagai contoh bagi rekan-rekan yang serius ingin menekuni program ini, terutama bersama SponsoredReviews. Seperti saya bilang tadi, ada rekan pembaca yang menanyakan hal itu pada saya dalam beberapa kesempatan. Jadi, adanya paid review di blog ini saya rasa ada manfaatnya juga bagi para pembaca setia. Tinggal klik kategori "Contoh Review" dan semua review yang saya buat untuk SponsoredReviews-pun kebuka deh. Tapi english saya gak bagus-bagus amat loh. Seorang teman di Poland bilang kalo grammar saya payah meski conversation dan pronounsation bagus. Dia bisa ngasih komen begitu karena kami pertama kali ketemu di Prambanan saat saya magang guide di sana, dan sempat saya ajak jalan-jalan keliling Jogja sampai Temanggung selama 3 hari.

Kesimpulannya, pemuatan paid review di blog ini adalah win-win solution bagi saya dan pembaca. Saya memperoleh keuntungan secara finansial, pembaca sekalian memperoleh contoh paid review yang dibutuhkan. Untuk kepentingan tersebut, maka judul blog inipun saya ganti dari 'Segalanya tentang SponsoredReviews' menjadi 'Write and Earn, That's What I'm Doing Online'. Soalnya advertiser kan gak mau lihat kata 'sponsored review' ataupun 'paid review', jadi supaya tidak timbul salah paham ya saya ganti saja. Anda keberatan? Tidak masalah. Silakan layangkan saran dan kritik membangun Anda pada saya. I would thank you very much for that.

Baca Lanjutannya di sini...

16 Januari 2008

2

PR3? Ah, Masa Sih..?

Duh, saya sebenarnya lagi deg-degan nunggu payment dari SponsoredReviews yang katanya mau dibayarkan tgl 15 Januari, itu artinya sekarang kalau menurut waktu AS dan malah sudah lewat sehari kalo di sini. Masa sampe sesiang ini (menurut waktu AS) belum juga dibayar. Padahal payment sebelumnya sudah ditransfer ke account PayPal saya sekitar jam 10 pagi (menurut waktu AS). Duh, jadi tambah takut lagi nih. Jangan-jangan.... :(

Oke, daripada bertakut-takut ria mendingan saya sharing satu hal yang saya juga masih tidak bisa mempercayainya. Wuih, serius amat kayanya ya. Apaan tuh..? Kemarin iseng-iseng ngecek blog serius pertama saya yaitu Jogja-Inside. Entah kenapa pada saat itu saya langsung meluncur ke bagian hit counter. Yah, baru 1003 pengunjungnya. Padahal ini blog pertama yang saya bangun khusus untuk Google :p alias orientasinya online earning dengan AdSense. Harus kerja lebih keras lagi nih buat ningkatin traffic-nya. Eit, tiba-tiba mata saya terpatok pada satu button yang selama ini selalu saya abaikan. Mari kita lihat bersama-sama...

Anda lihat angka 3 yang tertera pada button hijau itu? Saya sebelumnya tak pernah menggubris button ini (jadi dulu dipasang buat apa, Mas?), tapi setelah saya pikir-pikir itu kan PageRank (PR) alias rangking yang diberikan Google untuk sebuah situs. Mmm, masa iya sih blog saya itu PR 3? Jujur saja saya tidak percaya rasanya. Lantas saya klik deh button itu. Ternyata dulu saya ngambilnya dari Atoomic.com dan, VOILA! Ternyata beneran PR 3. Busyet dah!

Tapi saya masih belum bisa percaya. Bukan apa-apa, soalnya saya merasa tidak melakukan aksi SEO apa-apa terhadap blog tersebut wong saya juga gak tahu apa itu SEO. Memang saya pernah nulis artikel tentang kiat-kiat meningkatkan traffic di ArticlesBase, tapi kiat yang saya sampaikan di sana awam banget. Sama sekali bukan rujukan teknik seperti memasukkan meta tag, dll. (Lucunya, ternyata ada beberapa blogger yang mengkopi-paste artikel saya tersebut sebagai content blog mereka. Belum tahu dia... :p). Nah, saya kan jadi bingung dibuatnya.

Cari punya cari, akhirnya saya nemu DigPageRank.com. Langsung deh saya cek di sana. dan, JREENG!!! Wuih, angka yang tertera di sana semuanya 3. Berarti beneran nih? Saya sudah mau senang, tapi koq masih belum bisa percaya juga ya? Bukannya tidak mau bersyukur, tapi masa iya blog seumur 2.5 bulan dengan jumlah kunjungan hanya 1000 lebih sedikit plus gak sampe 20 link bisa dapet PR 3 sih? So, kalau ada teman-teman yang bisa membantu saya mengecek PR blog Jogja-Inside saya, please bagi hasilnya di sini ya. Thanks before.

Bermanfaat nggak sih? :p

UPDATE: Ternyata Jogja-Inside saya memang PR3. Atas informasi dari Kang Bawor, sayapun segera meluncur ke CheckPageRank.net untuk ngecek. Dan ternyata hasilnya valid. Yes, finally I can build a PR 3 blog! Thanks God, thanks Google and matur tengkyu Kang Bawor. :D Oya, ini screen shot dari hasil pencarian saya tadi (narsis abissss...).

Baca Lanjutannya di sini...

13 Januari 2008

4

Kemarin EzineArticles, Sekarang ArticlesBase

Baru saja saya buka mailbox dan, VOILA! Ada empat email konfirmasi dari ArticlesBase.com yang menyatakan bahwa artikel yang saya kirim dimuat. Pfiuuuh, lega rasanya membaca email itu. Pasalnya beberapa hari sebelumnya mereka menolak dengan alasan sepele: tidak ada paragraph. Lucu ya? Setelah saya edit, dengan cara membuat spasi baru di setiap akhir paragraph, eh akhirnya tembus juga. Seneng? Jelas dong! Apalagi sebelumnya artikel-artikel saya juga diterima di EzineArticles dan Shvoong. Wow, berarti tinggal menunggu hasil dari ArticleCity nih.


Btw, apa sih manfaatnya menulis artikel ke articles directory semacam itu? Banyak. Di antaranya yang paling pokok adalah ngetes grammar. Beberapa artikel saya ditolak EzineArticles karena grammar-nya kacau. Setelah saya perbaiki, saya submit lagi, eh tetep gak masuk juga. Berarti grammar-nya bener-bener kacau tuh. memang saya nulis topik yang kurang saya kuasai, jadi besar kemungkinan faktor itu membuat saya tidak dapat secara tepat meguraikan apa yang saya nyatakan alias editornya bingung karena mbulet. :p

Kedua, artikel-artikel dalam articles directory seperti itu biasanya suka dipake oleh blogger bahkan penerbit newsletter dan e-magazine untuk bahan tulisan mereka. Nah, syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh para pemakai artikel bebas seperti adalah bahwa link yang ada di dalam artikel tidak boleh dihapus ataupun diganti. Link yang dimaksud adalah link situs penyedia artikel dan situs penulis. So, keuntungannya bagi penulis artikel, secara tidak langsung dia sudah menyebar link ke mana-mana saat artikel dikopi dan dipakai blogger ataupun situs lain. Ini tentu akan meningkatkan popularitas blog si penulis.

Ketiga, ini kayaknya ga semua orang deh, numpang beken. Hehehe... Kalo tentang yang ini saya tidak mau berpanjang lebar, takut dikatain narsis. :p Jadi, yang paling mendasar alasannya ya dua di atas itu. Bagi member paid review program seperti SponsoredReviews, menulis artikel di articles directory juga bisa menjadi latihan untuk membuat tulisan yang lebih berbobot lagi. Gitu loooh...

Oke, itu saja untuk yang satu ini. Bagi yang mau berbagi pengalaman, you're welcome here...

Baca Lanjutannya di sini...

01 Januari 2008

0

Blog Baru di Tahun Baru

Welcome, 2008! Tanpa terasa tahun baru datang juga. Dan saya punya cara tersendiri menyambutnya, blog baru! Ya, saya menyambut tahun ini dengan blog baru berbahasa Indonesia dengan alamat URL nama asli saya. Sebelumnya saya punya blog pribadi yang beralamat www.eko-sudjarwo.blogspot.com (Sudjarwo adalah nama belakang bapak saya) dan mulanya diniatkan ntuk ajang berbagi pengalaman dalam menjalankan online earning. Tapi selanjutnya blog tersebut saya ubah ke dalam bahasa Inggris karena terlanjur didaftarkan ke beberapa program paid post yang mengharuskan posting dalam bahasa Inggris. Saya jadi bingung juga tadinya, cuma dipikir-pikir kan lebih baik buat blog baru lagi aja. Dan inilah dia!

Oke, itu saja. Intinya, di sini saya mengundang Anda semua para pemain online earning untuk berbagi pengalaman dan ilmu.

Baca Lanjutannya di sini...